SP-Bun dan Warga Berharap Polisi Usut Pencurian di Desa Janji
LABUHANBATU, impresinews.com, – Serikat Pekerja Perkebunan (SP-Bun) basis Rantauprapat bersama warga Desa Janji Bilah Barat akan menggelar aksi unjuk rasa ke Mapolres Labuhanbatu dan Kantor DPRD guna mempertanyakan keseriusan penanganan kasus pencurian yang tengah marak terjadi.
Hal ini disampaikan oleh Ketua SP-Bun Rantauprapat PTPN III, Hendra Brata Sembiring. Ia mengaku telah berulang menyampaikan kasus pencurian ke Polres Labuhanbatu, namun hingga saat ini ia menilai pihak kepolisian terkesan lamban menangani kasus yang meresahkan warga tersebut.
“Saya sangat miris situasi keamanan tidak kondusif. Hal ini berulang dan tidak ada perhatian yang serius dari pihak yang berwenang,” kata Hendra Brata, Jumat(16/7).
Menjawab keresahan warga Desa Perkebunan Afdeling 1 Rantauprapat (Desa Janji) yang juga karyawan Perkebunan PTPN III, Serikat Pekerja dan warga akan mendatangi Mapolres serta DPRD Labuhanbatu guna mempertanyakan perihal tersebut.
“Ada memang rencana aksi ke Polres dan DPRD Labuhanbatu. Mempertanyakan penyebab maraknya pencurian ke rumah warga. Mempertanyakan maraknya narkoba. Dan serta mencari solusi untuk menjinakkan pelaku pencurian ke rumah penduduk,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Dusun (Kadus) Emplasmen-A Desa Perkebunan Afdeling 1 Kecamatan Bilah Barat, Zainan Pasaribu menyampaikan warga sangat resah terkait pencurian yang marak terjadi dari rumah ke rumah.
Bahkan Kadus Zainan membeberkan rentetan kasus pencurian terjadi di Desanya beberapa pekan terakhir.
Berikut rentetan kasus pencurian di Desa Janji seperti di sampaikan Kadus Zainan kepada Impresinews.com.
Tanggal 28 Juni pencurian terjadi di kediaman, MS warga setempat dengan kerugian uang tunai senilai Rp. 1.500.000.
Tanggal 29 Juni pencurian di rumah ZP dengan kerugian satu buah Hp merek OPPO A5, satu buah Laptop mini merek Hp, uang tunai senilai 1.000.000 dan satu lembar uang tunai 5 Riyal.
Tanggal 10 Juli terjadi pencurian di rumah AS dengan kerugian satu buah alat pres ban mobil (alat untuk timbel ban mobil) dan 2 ember.
Dan minggu 11 Juli terjadi pencurian di rumah EH dengan kerugian satu buah HP android dan satu buah tabung Gas elpiji 3 kg.
Serta hari ini Jumat, 16 Juli 2021 maling berhasil menggondol uang milik Trispin Pinem senilai Rp3.000.000, perhiasan Emas London (cincin) seberat 10 gram, dan satu buah tabung gas melon elpiji 3 kg.
Terkait gerak Polisi Labuhanbatu yang dinilai lamban, hingga berita ini dikirim ke redaksi, Impresinews.com masih berupaya menghubungi Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan.
Sementara Camat Bilah Barat, juga belum memberikan tanggapan ihwal maraknya kasus pencurian dari rumah warganya, meski pesan konfirmasi Impresinews.com via WA terlihat dua centang berwarna biru. (Aiman)









