Hukrim

Pengolahan Limbah B3 Di Kecamatan Candi Diduga Ada Campur Tangan Oknum PNS Kabupaten Sidoarjo

- Advertisement -

Sidoarjo, Jawa Timur, impresinews.com. Kasus dugaan penyimpangan pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun atau B3 terjadi dari sebuah pabrik di Kecamatan Candi. Pabrik tersebut mengolah limbah kabel tak sesuai ketentuan dan justru hanya membakarnya.

Kegiatan pemanfaatan limbah ini telah meresahkan dan mengganggu masyarakat disekitar karena, pelaku sering membakar limbah tersebut pada malam hari. Warga mengeluhkan dampak udara tidak sehat dan berdebu.

Ada dugaan terjadi aktifitas kegiatan memanfaatkan limbah untuk diambil tembaga yang kemudian dijual. Komponen lainnya kemudian dibakar. Lokasi pembakaran tersebut diduga milik tokoh masyarakat setempat dengan inisial S.

Dari penelusurannya, limbah diketahui dibakar di daerah padat penduduk wilayah Kecamatan Candi. Saat diklarifikasi oleh rekan media, pemilik malah bungkam dan mengalihkan kepada oknum ASN dengan inisial ED yang disinyalir dijadikan beking oleh pemilik pembakaran limbah.

“Coba hubungi Pak ED mas,” Ucap Pemilik pembakaran limbah B3 saat di konfirmasi awak media, Jumat (28/8).

Dikonfirmasi perihal itu, Marsudi , Ketua RT setempat malah balik bertanya seakan tidak akan timbul masalah atas limbah B3 tersebut.

“Memangnya ada masalah apa mas? setahu saya kegiatan pembakaran itu sudah lengkap untuk soal ijin dan lain sebagainya” jawab Marsudi, Ketua RT setempat.

Perlu diketahui, B3 adalah zat atau bahan-bahan lain yang dapat membahayakan kesehatan atau kelangsungan hidup manusia, makhluk lain, dan atau lingkungan hidup pada umumnya. Karena sifat-sifatnya itu, bahan berbahaya dan beracun serta limbahnya memerlukan penanganan yang khusus.

Peraturan Pemerintah Nomor 101 tahun 2014 tentang pengelolaan limbah B3 sebagai zat, energi, dan/atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi, dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau merusak lingkungan hidup, dan/atau membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, serta kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lain.(Ary/Candra)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga