Hukrim

Diduga, Wartawan Dipukul  Oleh Oknum SatPol PP Manado 

- Advertisement -

MANADO, Impresinews.com,- Kembali Lagi terjadi pemukulan terhadap seorang wartawati yang keseharian bertugas di Mapolda sulut,.

Aksi arogan dari Oknum petugas anggota Satuan polisi pamong praja kota Manado diduga melayangkan pukulan kepada seorang wartawati media online Manado pada saat melakukan peliputan di lokasi perkara di proyek jalan Boulevard dua yang dikerjakan Balai BPJN Sulut diKelurahan Molas Batusaiki, Rabu 17 November 2021.

Sampai berita ini diturunkan pantauan awak media,  bahwa Pemicu sampai terjadinya pemukulan terhadap Wartawati Renny dari media Online sekitar jam 17,30 sore pada saat meliput pengrusakan baliho oleh Petugas Satpol PP.

Aksi arogan oknum Petugas Satpol PP kota Manado dilihat beberapa saksi yakni gabungan wartawan kebetulan berada dilokasi tersebut.

Korban wartawati online mengaku sebenarnya ketika korban melaksanakan kewajibannya sebagai insan pers sesuai Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Namun sayang nya Oknum Satpol PP seharusnya menjadi mitra Malah sebaliknya. Oknum petugas anggota wanita satpol PP Malah mengajak berkelahi dan sempat memukul korban wartawati di bagian dada saat mengambil gambar di lapangan

Dikatakan Korban bernama Reni kesehariannya bertugas wartawati Media online di Biro Polda Sulut mengaku bahwa merasa sakit di bagian dadanya diakibatkan dipukul beberapa kali.

” Saya sangat kecewa dengan petugas Satpol PP Manado yang arogan dan tidak punya aturan saat saya meliput kejadian pengrusakan baliho Silsilah yang dipasang keluarga pemilik lahan, tiba – tiba saya di pukul oleh oknum petugas wanita satpol PP yang ciri rambutnya tomboy, entah kenapa dan saya akan melaporkan tindakan pelecehan dan penganiayaan terhadap wartawan kepada pihak berwajib dalam hal ini bapak Kapolda Sulut yang baru.” Beber korban saat diwawancarai sambil menahan sakit di dada nya terkena pukul.

Hal yang sama juga di lakukan oknum Satpol PP sempat memukul warga seorang perempuan remaja saat melarang oknum petugas Satpol PP Manado yang dengan sengaja merusak papan baliho Silsilah pemilik lahan yang di perkataan oleh pihak Asnat Baginda.

” Saya juga dipukul saat melarang oknum petugas anggota satpol PP merusak baliho Silsilah kami yang dipajang dilahan milik keluarga kami, dan saya langsung dipukul oleh oknum dibagian dada dengan cara mendorong keras sehingga saya kesakitan dan saya pribadi sangat kecewa denga oknum satpol PP itu. Setelah memukul mereka langsung saja pergi tanpa bertanggung jawab tindakan mereka.” Ungkap Adik Izan dengan polos mengatakan.

Tambah adik Izan Saat ini korban masih merasa kecewa dengan oknum satpol PP Manado yang bertindak tanpa aturan dan semena – mena kepada rakyat. Ungkap korban adik Izan.

Ketika awak media menemui Kapolsek Bunaken Iptu Erwin Mantiri.SH.MH menjelaskan ketika terjadi ricuh di lokasi tersebut sekitar jam 17.30 WITA sore Rabu 17 November pihaknya mendapat kabar bahwa di lokasi proyek jalan di kampung batu Saiki kelurahan molas terjadi aksi dorong- mendorong antara warga dan Satpol PP.

“,Informasi terakhir saya dapatkan bahwa ada bentrok antara salah satu wartawan yang bertugas saat meliput dan saat ini kami sementara melakukan penyelidikan atas informasi peristiwa pemukulan terhadap wartawan.” Kata Kapolsek Bunaken. (David)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga