Marhite Geram, Waka FPII Labuhanbatu Diserang

LABUHANBATU, Impresinews.com,- Mengetahui salah seorang pengurus Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Labuhanbatu menjadi korban pemukulan Marhite Rajagukguk sangat geram.
“Ini tidak bisa dipandang peristiwa biasa. Ini kriminalisasi terhadap jurnalis. Kami FPII bekerja dilindungi oleh undang-undang yang berlaku di Indonesia,” kata Marhite selaku Ketua FPII Labuhanbatu Raya, Minggu (23/1).
Ia menegaskan peristiwa yang dialami Waka FPII Labuhanbatu Raya, Mora Tanjung sangat melukai hati seluruh jajaran pengurus mulai dari tingkat daerah hingga pusat.
“Saya sangat menyayangkan insiden ini,” ujar Marhite.
Diketahui sebelumnya Wakil Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Labuhanbatu Raya Mora Tanjung diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh seorang Oknum ASN inisial RZ yang bertugas di Kabupaten Labuhanbatu pada Jumat sore kemarin.
Mora mengatakan mendapat pukulan di bagian dada sebelah kirinya hingga nyaris terjatuh di Warkop Coffe Labong, Rantauprapat.
Hingga detik ini, Mora masih membuka itikad baik dari RZ, sebelum nantinya melimpahkan dugaan kekerasan yang dialaminya ke pihak kepolisan. (Aiman)









