Hukrim

Geger,,, Oknum Pegawai Desa Buyut Mekar Diduga Terlibat Pencurian Kerbau

- Advertisement -

Lebak, impresinews.com,- Warga digegerkan dengan diamankannya  Oknum Pegawai Desa  Buyut Mekar Diduga Terlibat Pencurian Kerbau.

Diketahui Pencurian kerbau terjadi pada bulan puasa kemarin tahun 2022.

Hasil pengembangan pihak yang berwajib adanya pelaku yang di jemput polres Lebak yakni salah satu oknum pegawai Desa Buyut Mekar dengan memegang jabatan sebagai Sekdes Desa Buyut Mekar Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten.

Salah satu warga yang kerbaunya pernah hilang mengatakan, tadi ker isuk salaki ema di titah datang ka Kantor Desa di titah kumpul Pajar Ema mah pamalingan kebona beunang aju aya di Kantor Desa horengan lain, dalam bahasa sunda. Tadi pagi suami ibu suruh kumpul mendatangi kantor desa, pencuri kerbau tertangkap, pelaku di amankan di kantor desa.“Terangnya Ibu Suhenah istri Ashari pada media di Kampung Kadung Desa Buyut Mekar

Ema sangat berharap pada pihak berwajib bisa mengusut tuntas pelaku pencuri kerbaunya dan bisa mempertanggung jawabkan atas perbuatannya yang sudah merugikan warga kampung nya

“Sudah empat korban kerbau peliharaan kena pencurian,” jelasnya kembali

Ditempat yang berbeda Sarti anak dari Sarta mengatakan hal yang sama, Ia berharap pihak yang berwajib untuk bisa mengusut tuntas pelaku pencurian kerbau

” Tentunya untuk bisa di tangkap supaya bisa mempertanggung jawabkan atas perbuatannya,” harapnya

Sementara itu Kepala Desa Buyut Mekar Jaro Tatang , mengatakan dengan ramainya informasi melalui medsos bahwa adanya penahanan  oleh anggota Polres Lebak terhadap salah satu perangkat desanya ber inisial RD.

“kami membenarkan semalam kami datang ke Polres Lebak dan kami pun melihat salah satu pegawai desa kami ada di sana.”Jelasnya saat dikonfirmasi di Kantor Desa Rabu 8/6/2022,

Adapun permasalahan yang di alami oleh salah satu perangkat desanya, Ia  belum bisa menjelaskan dengan detail.

“Sebab kami pun dari pihak desa sedang menunggu hasil rilis penyelidikan petugas pihak yang berwajib,” jelasnya

“Kami atas nama Pemerintah Desa sangat menghormati pada petugas hukum adapun pembenarannya perangkat desa kami apakah benr terlibat atau hanya jadi saksi, saya juga belum tau untuk kebenarannya, nanti kita tunggu hasil dari penyidik Kepolisian Polres Lebak,” Ungkapnya

(Nurjaman haji) 

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga