Ancam Wartawan, Keluarga Kadus Siamporik Dipolisikan

LABURA, Impresinews.com,- Seorang jurnalis media Online di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), M Yusup Harahap melaporkan pengancaman terhadap dirinya ke Mapolsek Kualuh Hulu, Minggu (23/1) malam.
“Saya telah melaporkan 2 orang yakni RM, warga Silandorung Dusun 9 dan HM, yang telah mengancam diri saya akan ditusuk, dan akan diculik pada pagi hari sekitar jam 07.00 Wib, pada Minggu 23 Januari 2022,” ungkapnya.
Laporan diterima sesuai STTPL/B/33/1/2022/SPKT/SEK KL-HULU/RES-LBH/POLDA SUMUT. Yang di tanda tangani An. KEPALA KEPOLISIAN SEKTOR KUALUH HULU KA SPK REGU “A” AIPDA RAHMAN TAHIR tertanggal 23 januari 2022.
Menurut M Yusup, perbuatan pengancaman itu dampak dari
pemberitaan dugaan Asusila yang dilakukan oleh Oknum Kepala Dusun IX Silandurung, MRM terhadap warganya di Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan, Labura.
“Saya kenal dua orang yang mengancam saya ini yakni, Ayah dan Abang kandung dari oknum kadus yang diduga telah melakukan pencabulan terhadap istri tetangganya,” ucap Yusup.
M Yusup menerangkan kronologi pengancaman terhadap dirinya dikarenakan terbitnya berita terkait dugaan perbuatan cabul.
Setelah mengetahui pemberitaan tersebut selanjutnya pihak keluarga Kadus MRM mendatangi kediaman M. Yusup.
“Pagi sekitar 07.00 WIB Minggu 23 Januari 2022 berjumlah tiga orang RM, HM dan H datangi rumah kediaman saya,” tutur Yusup.
“Mereka meminta kepada saya untuk menghapus berita saya. Kau hapus itu beritanya! Macam gak ada lagi yang mau kau makan,” terang Yusup.
Kemudian Yusup menjawab, dirinya hanya menajalankan tugas jurnalistik, “Sebagai wartawan hanya menulis apa yang kami lihat dan kami dengar,” ucap Yusup menceritakan.
Saat itu, kata Yusup, salah seorang terduga pelaku pengancaman mengatakan akan melakukan penganiayaan.
“Dari mereka lalu ada yang berucap kita cucuk aja si Usup ini, dengan menirukan bahasa batak eta ta tusuk si usupon, namun si H menahan, jangan begitu dengan bahasa Batak, Unang songoni,” kata Yusup.
Yusup menyampaikan, saat kejadian sempat terjadi adu argumen dan memanas.
Kemudian HM lanjut mengancam akan membawa pereman, jika Yusup tidak menghapus berita terkait dugaan asusila Kadus Siamporik
“Begitu lah kronologis kejadiannya, makanya saya buat pengaduan ancaman ke Mapolsek Kualuh Hulu,” jelasnya Yusup mengakhiri. (Aiman)









