Kesehatan

SMA Negeri 9 Kota Kupang Siap Gelar PTM, Siswa Wajib Vaksin

- Advertisement -

Kupang impresinews.com, – Pemerintah Kota Kupang (Pemkot), mematangkan persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan mempercepat vaksinasi bagi seluruh pelajar di Kota Kupang.

PLT Kepala Sekolah SMA Negeri 9 Kupang, Dra Angelina Liu mengatakan, saat ini capaian vaksinasi untuk sasaran remaja atau pelajar usia 12-17 tahun di SMA N9 baru mencapai 50 persen.

Angelina berharap, vaksinasi untuk pelajar di SMA N 9 Kupang dapat dituntaskan sebagai syarat menggelar Pembelajaran Tatap Muka.

Ia  menjelaskan, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 Tahun 2021, daerah yang berstatus PPKM level 3 memungkinkan untuk menggelar pembelajaran tatap muka dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Meski begitu, Angelina dapat memastikan bahwa kegiatan PTM di sekolahnya akan berjalan karena dirinya optimis semua siswa sudah tervaksin.

“Saya mengucapkan  terimakasih untuk kehadiran tenaga kesehatan dari RS Angkatan Udarai atas kerjasamanya,” kata Angelina di ruang Kerjanya , Selasa (21/09/2021)

Ia mengaku ,telah  menanti vaksin dari juli,  ketika ada puskesmas yang menawarkan namun pihaknya tidak bisa merespon karena belum ada juknis.

Ia menjelaskan, dari total  791siswa , 32 orang mendapatkan vaksin secara mandiri, sedangkan 300 siswa orang hari ini divaksin.

“Semoga besok bisa tercover secara keseluruhan agar minggu depan kita bisa melakukan KKBM tatap muka,” kata Angelina.

Selain itu, Angelina mengaku tidak mau ambil resiko, pihaknya  sudah coba menjalin kerja sama.

“kami bersyukur,hari ini bisa berjalan dan kita rencanakan 300 siswa bisa mendapatkan pelayanan vaksin dan sisanya besok,” tegasnya.

Menurutnya vaksin itu penting untuk menunjang kegiatan tatap muka yang hampir dua tahun tidak bisa lakukan.

Kepala sekolah mengatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka  mensukseskan program “satu juta vaksinasi”. Ia menyebut tenaga guru berjumlah 67 yang mana semuanya sudah vaksin,  sisa 5 orang karena penyakit penyerta.

” Jumlah siswa yang terbilang banyak maka kegiatan KBM akan dilakukan dengan sistem sift pagi dan sore.Sejak kemarin kami sudah persiapan juga untuk luring,” tegas Angel.

Perlu diketahui bahwa Kegiatan vaksinasi hari ini setiap siswa wajib dilengkapi kartu keluarga dan surat dukungan dari orang tua.

“Kami tegaskan yang tidak vaksin, tidak boleh ikut Kegiatan Belajar Mengajar, karena konsep orang tua berbeda- beda, mohon Sudah vaksin untuk aktif mengikuti kegiatan KKBM,” pesannya

Selain itu lanjut Angela ini juga merupakan salah satu syarat agar siswa- siswi bisa lakukan kegiatan tatap muka bersama.

Disisi lain wakasek bidang Humas Fransiskus XM Hida,S.Pd menuturkan ketika awal, memang banyak keluhan orang tua karena kurang adanya sosialisasi dari tim vaksinasi.

Namun dengan berbagai pertimbangan banyak orang tua menginginkan anak- anak untuk boleh dipaksain.

Selain itu, manfaat vaksin agar proses KBM bisa berjalan dengan baik,dan tentunya hal yersebut akan terlaksana bila semua sudah divaksin.

“Selanjutnya kiranya semua dapat berjalan dengan baik,agar harapan org tua dan siswa bisa tercapai dan terwujud,” tutup Fransiskus.

Ketua Osis SMA N 9 Kupang Yeser Neolaka menuturkan bahwa program yg dilaksanakan ini cukup membantu baik staf guru maupun siswa.

karena, katanya  selama ini banyak teman-teman yang tidak bisa mendapatkan vaksin karena terbatasnya persediaan vaksin dan juga sulit vaksinator ataupun tempat untuk bisa dilakukan kegiatan vaksinasi oleh siswa-siswi.

” Semoga kegiatan tersebut dapat memutus mata rantai covid sehingga bisa melakukan kegiatan tatap muka seperti sebelumnya,” sebut Yeser. (Arnold)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga