Kesehatan

Gelar PTM, SMA Negeri 5 Kupang Genjot Vaksinasi Bagi Siswa

- Advertisement -

Kupang,impresinews.com,- Saat ini sejumlah sekolah di Kota Kupang gencar menggelar vaksinasi untuk para siswa. Karena melalui surat edaran menteri yang mana mengizinkan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas.Demikian disampaikan Kepala Sekolah SMA N 5 Kupang Veronika Wawo, S,Pd, MPD kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya Rabu, (22/09/2021)

” Ratusan siswa SMA Negeri 5 Kupang begitu antusias menjalani vaksinasi., tujuan vaksinasi ini agar para siswa terlindung dari paparan virus Corona.

“Kami laksanakan vaksinasi dua gelombang. Pada gelombang pertama ini diikuti oleh 300 siswa dan sisanya akan dilayani pada esok harinya ” ucapnya

SMA Negeri 5 pun telah menggelar PTM yang diikuti oleh 50 persen siswa secara terjadwal. Pihak sekolah pun berupaya maksimal menerapkan protokol kesehatan guna mencegah laju penularan COVID-19,” tegas Veronika.

Harapannya, setelah vaksinasi ini akan tercipta kekebalan komunitas dan aktivitas belajar mengajar bisa kembali normal seperti sebelum pandemi COVID-19.

“Dalam vaksinasi ini kami juga sebelumnya telah melampirkan izin orang tua. Karena kami tidak bisa memaksa apabila orang tua siswa tidak mengizinkan untuk divaksinasi,” tutur Vero

Wanita asal Ngada ini membenarkan saat ini banyak sekolah telah mengajukan permohonan untuk kegiatan vaksinasi. Beberapa di antaranya telah melakukan vaksinasi sehingga yang lainnya menunggu jadwal dari Puskesmas.

Terpisah Ketua Tim Dokter Vaksin Puskesmas dr Yohanes Lisangan menjelaskan saat ini dari 80 persen target vaksinasi di kota kupang baru mencapai sekitar 70 persen untuk dosis pertama

Sedangkan untuk dosis kedua baru mencapai sekitar 40 persen, Sehingga kita berharap semua bisa ambil peran untuk sukseskan kegiatan vaksinasi agar PTM bisa berjalan normal sesuai harapan kita.

Ia merincikan sebelumnya juga telah dilaksanakan vaksinasi di beberapa sekolah secara serentak dalam menghadapi dibukanya sekolah tatap muka. Sekarang juga kami jadwalkan beberapa sekolah SMA,” ujarnya.

Dokter Yohanes menegaskan kecepatan pemberian vaksin di Kota Kupang tergantung ketersediaan pasokan vaksin. Sehingga bila pasokan vaksin dari pemerintah pusat ke daerah tersedia maka target bisa tercapai.

Dominika Tae(18),Neno(18) keduanya mengaku sangat senang karena dengan kegiatan vaksin yang diselenggarakan pihak sekolah dapat mengobati kerinduan mereka untuk kembali bersua bersama- sama rekan- rekan dan bisa bertatap muka bersama para guru,yang hampir dua tahun kita hanya bertemu lewat kegiatan online,” tutup keduanya.

Pantauan media ini semua proses vaksinasi berjalan normal dengan mentaati protokol kesehatan acara ketat.( Arnold)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga