Kesehatan

Imbas Kasus Keracunan, Pemkot Serang Perketat Pengawasan Dapur MBG

- Advertisement -

KOTA SERANG,- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memperketat pengawasan proses penyediaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Hal ini menyusul maraknya kasus keracunan massal penerima manfaat MBG di beberapa wilayah di Banten.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Ahmad Nuri mengatakan, langkah ini diambil untuk untuk menjamin keamanan dan kebersihan pangan terhadap penyediaan MBG, serta mencegah potensi keracunan.

“Saya ke SD Serang 2, guru-gurunya mencicipi makanan terlebih dahulu sebelum diberikan ke anak-anak. Itu bentuk antisipasi,” ujar Nuri saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu, (01/10).

Ia juga mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Kementerian Agama (Kemenag) untuk menjamin kualitas MBG, dengan melibatkan berbagai pihak dalam pengawasan serta penetapan ahli gizi yang kompeten.

“Selain kebersihan, kita juga menekankan pentingnya memperhatikan proses memasak hingga aspek kehalalan makanan. Ini untuk memastikan makanan yang disajikan aman dan bernutrisi bagi peserta didik,” ujar Nuri.

Nuri menjelaskan, sejauh ini program MBG di Kota Serang telah berjalan dengan baik. Alhamdulillah sampai sekarang MBG di Kota Serang tidak terjadi kasus seperti di daerah lain,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengaku bahwa pihaknya sering mendapat aduan bahwa menu MBG yang seharusnya berupa makanan lengkap bergizi, justru diganti dengan paket snack sederhana.

“Tapi selama saya berkunjung ke sekolah, MBG itu ada nasi, ada lauknya, ada buahnya, saya belum melihat atau tahu dikonversi menjadi makanan atau semacam snack seperti itu. Nanti kami akan tegur, karena kebutuhannya ada makanan, lauk pauk dan lain-lain,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga