Kesehatan

Kacau!! Warga Berlomba Minta di Vaksin, Puskemas Perbaungan: Bukan Untuk Anda

- Advertisement -

LABUHANBATU, impresinews.com, – Program percepatan pemerataan mendapatkan vaksinasi digadang Presiden Joko Widodo mampu menekan penularan Covid-19.

Jokowi sebelumnya telah menginstruksikan menerapkan metode jemput bola (door to door) guna pemerataan vaksinasi bagi masyarakat.

Sayang hal itu bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Warga Kecamatan Bilah Hulu, Labuhanbatu malah berburu vaksin.

Hal ini terlihat dalam pelaksanaan Vaksinasi yang digelar Puskesmas Perbaungan di Perguruan Al-ittihad Aek Nabara, Sabtu (4/9). Warga berkejaran dengan pagi untuk mendapatkan vaksin.

Mereka yang beruntung bisa segera menerima suntikan vaksin dari petugas kesehatan Puskesmas Perbaungan. Sementara yang lainya berharap cemas ada vaksin tersisa.

Kekacauan terjadi, impresinews.com kemudian menemui salah satu petugas Puskesmas. Salah seorang petugas Puskemas bertugas menghadang di pintu masuk mengatakan, vaksinasi digelar diperuntukkan bagi Guru Pengajar dan Siswa di perguruan tersebut.

“Ini untuk guru dan siswa, kalau enggak datang (Guru) baru bisa diberikan ke warga,” ujar petugas tersebut.

Di saat bersamaan, terlihat warga yang diketahui berdomisili di Desa N4 Kecamatan Bilah Hulu, “nyelonong” masuk ke posisi meja petugas kesehatan untuk mendapatkan vaksin.

Ketika dipertanyakan hal tersebut, Pihak Puskesmas mengatakan warga yang menerima perlakuan khusus itu telah mendaftar sejak pagi.

“Dia sudah mendaftar sejak tadi Bang,” cetusnya.

Pelaksanaan vaksinasi semakin membingungkan warga yang telah mengantre. Pihak Puskesmas menyebut Vaksinasi diperuntukkan bagi Guru dan siswa, namun faktanya warga berebut mendapatkan vaksin sejak pagi.

Mengungkap kekacauan terjadi, Impresinews kemudian menemui seorang petugas wanita yang mengaku sebagai ketua pelaksanaan vaksin Sabtu ini.

Ia membenarkan vaksin diperuntukkan bagi siswa dan guru-guru, jika terdapat vaksin lebih baru bisa diberikan kepada warga.

Itu pun kata dia hanya diberikan kepada warga wilayah tugas Puskemas Perbaungan. Ia juga menyarankan agar warga mengikuti informasi pelaksanaan di masing-masing desanya.

Disinggung amburadulnya pelaksanaan vaksinasi Puskesmas Perbaungan di Kecamatan Bilah Hulu. Ia berkilah, sebelum melaksanakan kegiatan, Pihak Puskesmas telah menyampaikan informasi ke masing-masing desa.

“Sebelumnya kami sudah sampaikan ke Desa,” terangnya.

Semestinya kata Dia, pihak Pemerintahan Desa menyampaikan informasi ke warganya masing-masing di mana jadwal digelarnya vaksinasi.

Selanjutnya sekitar pukul 11. 00 WIB Pihak Puskemas menyampaikan vaksin telah habis. Warga pun menelan kekecewaan setelah mengantre penuh harap divaksin ternyata telah kandas.

Beberapa warga selanjutnya bergegas meninggalkan lokasi dengan wajah penuh kecewa.

Sementara itu dua Personel Polsek Bilah Bulu baru terlihat datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor.

“Enggak tahu kami ada vaksinasi di sini,” sebut anggota Polri itu.

Hingga saat ini media impresinews.com belum mendapatkan data valid jumlah vaksin yang diberikan ke warga dan para guru pendidik serta siswa. (Aiman)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga