Nasional

PPDB 2024, Kadindik Kota Serang Khawatirkan Jomplangnya Daya Tampung Siswa

- Advertisement -

KOTA SERANG,- Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang, Tb. Suherman menghawatirkan jomplangnya data siswa dengan daya tampung antara sekolah Negri dan swasta pada Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Serang tahun 2024.

Dimana pada tahun sebelumnya, banyak sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri yang melanggar sistem PPDB dengan masih menerima peserta didik baru, meski proses PPDB sudah ditutup. Akibatnya, banyak SMP Swasta di Kota serang yang bahkan sama sekali tidak mendapatkan peserta didik.

“Yang dikhawatirkan masih sekitar data siswa dan dengan daya tampung yang ada. Setiap tahun terjadi seperti itu,” kata Suherman di Pemkot Serang, Jum’at (31/05)

Suherman menilai, banyak orang tua yang menginginkan anaknya melanjutkan pendidikan di Sekolah Negri. Namun, total lulusan siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Serang tak sebanding dengan daya tampung SMP Negeri yang ada.

“Jadi kan yah tidak sedikit orang tua yang menginginkan anaknya bersekolah di sekolah Negri. Akan tetapi dalam hal ini total lulusan sekolah SD tidak sebanding dengan daya tampung SMP Negeri yang ada,” kata Suherman.

Oleh karena itu, Suherman meminta kepada orang tua siswa untuk mengerti dengan kondisi Kota Serang yang tidak mampu menampung seluruh siswa di SMP Negri. Dirinya meminta para orang tua untuk tetap melanjutkan pendidikan anaknya meski meski bukan di SMP Negeri.

“Nah Solusinya tidak semua siswa kita ke sekolah negri, ada yang ke swasta dan pondok pesantren maka tertampung semua,” katanya.

Suherman juga mengatakan sistem PPDB tahun ini memiliki perbedaan dengan tahun sebelumnya. Dimana, Dinas Pendidikan yang ada di Kabupaten/Kota tidak hanya mengatur sistem pendidikan formal, namun juga mengatur pendidikan non-formal.

“PPDB Kota Serang tahun ini berbeda sedikit kalau penerimaan masih sama dengan tahun kemarin, tapi di SK Kepala Dinas sekarang selain mengatur pendidikan formal tetapi juga mengatur pendidikan non formal”, ujarnya mengakhiri. (NANI)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga