Tips Berhubungan Seksual Ketika Jalani Isoman

Bagaimana dunia medis melihat hal ini? Bolehkah penderita COVID berhubungan badan? Simak uraian soal berhubungan saat isolasi mandiri (isoman) berikut.
Berhubungan Seksual Ketika Jalani Isoman
Hingga saat ini belum ada penelitian yang mengonfirmasi coronavirus dapat menular melalui cairan sperma dan vagina.
Kendati demikian, dr. Theresia Rina Yunita mengatakan virus corona dapat menular melalui droplet atau air liur. Virus ini dapat menyebar ketika orang yang terinfeksi mengembuskan napas, batuk, maupun bersin.
Anda dapat tertular jika menghirup droplet tersebut. Droplet penderita di permukaan benda atau tubuh yang Anda sentuh dan usap ke hidup atau mata juga bisa menyebabkan penularan.
Dengan demikian, risiko tertular coronavirus melalui aktivitas seksual sangat mungkin terjadi. Penularannya bukan hanya disebabkan oleh aktivitas seperti berciuman, melainkan kontak erat dengan orang yang terinfeksi virus corona.
Kontak erat berdasarkan Kemenkes RI meliputi tatap muka dengan orang yang diduga maupun terkonfirmasi positif COVID. Tatap muka dilakukan dalam radius 1 meter dan dalam jangka waktu 15 menit atau lebih.
Kontak erat juga termasuk sentuhan fisik secara langsung, seperti bersalaman, berpegangan tangan, dan lain sebagainya
Ketika melakukan aktivitas seksual, kontak erat tidak mungkin terelakkan. Oleh karena itu, dr. Theresia menganjurkan untuk tidak berhubungan intim jika Anda positif terinfeksi coronavirus, sementara pasangan sehat. Begitu pun sebaliknya.
Meski begitu, perempuan yang akrab disapa dr. There itu mengatakan suami-istri yang positif COVID boleh berhubungan. Terlebih, bila mereka menjalani isolasi mandiri bersama.
“Jika isoman bersama, tidak ada larangan khusus di Indonesia untuk melakukan hubungan seksual, serta tidak ada cara khusus,” katanya.
“Namun, jika bisa dihindari, lebih baik tidak dulu. Itu karena walaupun sama-sama positif dan isoman bersama, belum tentu status infeksinya sama,” jelas dr. There.
Pasalnya, dia menambahkan, mungkin saja salah seorang di antara Anda dan pasangan punya infeksi yang lebih bergejala dan menular. Sementara yang satunya lebih ringan sehingga berpotensi memperburuk kondisi atau memperlambat penyembuhan.
Tips Berhubungan Seksual Ketika Jalani Isoman
Jika Anda dan pasangan benar-benar tidak dapat menahan diri, berhubungan saat positif COVID-19 bisa dilakukan dengan mengikuti deretan tips berikut.
Komunikasi Dua Arah
Meskipun berstatus pasangan suami istri, komunikasi dua arah wajib dilakukan, termasuk saat berhubungan seksual.
Saling jujur dan terbukalah dengan pasangan jika salah satu di antara Anda merasa tidak enak badan. Sebab, infeksi virus corona dapat menyebabkan kondisi tubuh lemas dan tidak bertenaga.
Oleh karena itu, lakukan hubungan intim jika kondisi tubuh Anda dan pasangan cukup bugar dan fit.
Cuci Tangan
Tips berhubungan saat isolasi mandiri selanjutnya adalah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Lakukan selama 20 detik sebelum dan sesudah berhubungan badan.
Tidak Berciuman
Kendati sama-sama berstatus positif COVID-19, tingkat infeksi virus pada Anda dan pasangan bisa jadi berbeda. Jadi, sangat disarankan untuk tidak berciuman selama menjalani isoman bersama.
Masker, Kondom, dan Sarung Tangan
Guna meminimalkan risiko penularan, Anda dapat menggunakan masker dan sarung tangan selama berhubungan seksual. Selain itu, gunakan pula kondom.
Bagi Anda yang gemar melakukan seks anal, kondom berfungsi untuk mencegah penularan virus corona melalui tinja. Sebuah penelitian menemukan adanya coronavirus dalam partikel tinja pasien.
Hindari Rimming
Tingkat penularan virus corona melalui tinja terbilang rendah menurut Centers for Disease Control and Prevention, Amerika Serikat.
Meski begitu, jangan lakukan rimming jika Anda dan pasangan positif COVID-19. Rimming merupakan aktivitas oral seks di bagian anus.
Masturbasi
Berdasarkan The Conversation, masturbasi merupakan cara paling aman bagi pasangan positif coronavirus melakukan aktivitas seksual.
Anda dapat melakukannya sendiri maupun bersama pasangan. Pastikan mainan seks maupun tangan Anda dicuci sebelum dan sesudah masturbasi.
Anda sedang berpikir untuk berhubungan saat isolasi mandiri? Boleh-boleh saja. Tapi, pertimbangkan kondisi Anda dan pasangan, ya. Terapkan juga tips di atas demi kebaikan kedua belah pihak.









