Tak komitmen dengan kesepakatan awal, Masyarakat Sakataru Bengkayang Tutup Akses Jalan PT MKI

Bengkayang_ Kalbar, impresinews.com,- Kisruh antara perusahaan kelapa sawit dengan masyarakat kembali terjadi, kali ini giliran PT.Matahari Kubu Investama (MKI) dengan masyarakat desa Sakataru, kecamatan Lembah Bawang, kabupaten Bengkayang yang berada sekitar lokasi perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut.
Konflik antara perusahaan sawit dan Masyarakat yang terjadi di Desa Sakataru tersebut, berawal dari penyerahan lahan masyarakat dengan pihak perusahaan, yang mana setelah Masyarakat menyerahkan lahannya. Mereka di janjikan oleh pihak perusahaan perkebunan tersebut.
Namun apes, apa yang di harapkan dari semua perjanjian serta kesepakatan awal dari pihak perusahaan dan masyarakat tidak sesuai dengan yang di harapkan oleh masyarakat sekitar. Yang mana notabene lahan mereka di serahkan ke pihak perusahaan dengan konsep hasil serta iming-iming bekerja sebagai tenaga kerja di lahan perkebunan kelapa sawit tersebut tidak terealisasi.
Salah satu pemilik lahan bernam Yanto yang tinggal di sekitar PT MKI menuturkan, akibat tidak komitmen nya perusahaan perkebunan tersebut lah yang membuat sejumlah warga yang berada di sekitar perusahaan melakukan aksinya pemblokiran dan untuk menurut hak mereka.
” Pihak Perusahaan tidak sesuai dengan komitmen awal, akhirnya kami masyarakat Desa Sakataru menutup dan Memblokir akses jalan menuju ke perusahaan PT.Matahari Kubu Investama (MKI),” ucap Yanto.
Saat ditemui media ini, Yanto menjelaskan warga menutup akses jalan tersebut diperkirakan 2(dua) Minggu kedepan dan hal itu ungkapnya, mulai dilakukan pada Senin (15/11).
“Kami Masyarakat Desa Sakataru, kecamatan Lembah Bawang telah menutup portal masuk di PT, untuk itu kami pihak masyarakat agar memenuhi perjanjian dan kesepakatan awal tentang pembagian hasil yang telah di setujui. Tapi sampai sekarang realisasi tiada ada,” kata Yanto dengan nada kesal saat ditemui. Selasa (16/11/2021).
Sementara itu Kapolsek Samalantan IPDA Nusantara Sembiring saat dikonfirmasi membenarkan, adanya kegiatan penutupan akses jalan oleh masyarakat desa Sakataru. Ia juga mengatakan bahwa penutupan akses jalan ke perusahaan tersebut buntut dari kekesalan masyarakat dengan pihak perusahaan yang diduga tidak memberikan hak masyarakat.
“Iya benar pak, akses jalan menuju PT MKI di tutup oleh masyarakat yang menyerahkan lahan di perusahaan. Mereka menuntut perjanjian awal terkait bagi hasil dan sampai saat ini tidak ada kepastian dari pihak perusahaan tersebut,” jelas Kapolsek melalui pesan WhatsApp. Selasa (16/11).
Kata Kapolsek, dalam hal ini masyarakat hanya menutup akses jalan untuk menuju perusahaan. Dan bukan jalan umum yang di tutup.
” Hanya jalan ke PT saja yang di tutup, jalan umum masih aman,” singkat Kapolsek.
Hingga berita ini di turunkan, pihak perusahaan belum dapat dikonfirmasi, serta penutupan dan pemblokiran akses jalan menuju PT. Matahari Kubu Investama (MKI) saat ini masih terjadi.
(IJ/Tino)









