Konten

Sering Alami Perut Kram saat Batuk , Mungkin Anda Alami Kesehatan ini

- Advertisement -

Impresinews.com,-Batuk adalah cara tubuh menghilangkan zat asing di dalam saluran pernapasan. Meski tak selalu menandakan kondisi kesehatan serius, batuk dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau efek samping bagi yang mengalaminya.

Misalnya, beberapa orang mengeluh mengalami kram perut saat batuk. Menurut dr. Devia Irine Putri, perut kram saat batuk tidak selalu menjadi tanda bahaya.

Hal itu dapat disebabkan oleh peningkatan tekanan pada perut. Kalau batuknya diatasi dengan baik biasanya kram perut juga akan mereda,” ucap dr. Devia.

Kendati begitu, Anda harus tetap waspada. Bila sering mengalami perut kram saat batuk, mungkin Anda mengalami kondisi kesehatan berikut ini.

Radang Usus Buntu

Radang usus buntu atau apendisitis ditandai dengan gejala khas berupa nyeri perut. Kram atau nyeri perut dapat terasa semakin parah Anda batuk, bersin, atau berolahraga.

Apendisitis kronis merupakan kondisi kesehatan yang harus segera diatasi dengan tindakan operasi. Sementara itu, kondisi apendisitis ringan masih dapat diobati dengan antibiotik.

Sistitis

Sakit perut bagian bawah bisa menjadi gejala sistitis. Sistitis adalah satu jenis infeksi saluran kemih yang sering dialami wanita. Nyeri atau sakit perut akibat sistitis dapat lebih kuat dirasakan saat sedang batuk.

Sistitis biasanya dapat membaik selama beberapa hari. Apabila tak kunjung membaik dan kerap kambuh, Anda mungkin mengalami sistitis interstisial.

Kondisi tersebut tak hanya menyebabkan kram perut saat batuk, tetapi juga menimbulkan nyeri panggul.

Divertikulitis

Divertikulitis merupakan penyakit yang ditandai dengan munculnya kantung-kantung di area usus besar.

Kondisi ini bisa menyebabkan perut terasa sakit saat batuk, perut kembung, mual, muntah, demam, dan juga diare.

Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi ketika jaringan atau lapisan rahim tumbuh di luar rahim. Kondisi ini menyebabkan rasa sakit di panggul dan di perut bagian bawah. Rasa nyeri di perut dapat muncul ketika wanita bersin atau batuk.

Batu Empedu

Kondisi ini disebabkan oleh empedu, bilirubin, atau kolesterol yang mengendap dan menumpuk di kantong empedu.

Gejala batu empedu yang paling khas adalah sakit perut, kembung, dan nyeri di punggung bagian atas atau bahu kanan. Batuk juga dapat memperparah rasa nyeri yang dirasakan penderita batu empedu.

Hernia

Hernia merupakan kondisi keluarnya usus dari otot-otot dinding perut. Penderita hernia mungkin dapat merasakan adanya tonjolan di bagian perut atau selangkangan.

Tak hanya itu, nyeri perut akibat hernia bisa menjadi semakin parah ketika Anda batuk, bersin, berlari, mengangkat benda berat, atau buang air besar.

Batu Ginjal

Batu ginjal disebabkan oleh endapan zat atau mineral di dalam darah. Ketika batu ginjal melewati kandung kemih dan uretra, Anda dapat mengalami nyeri atau kram perut, terutama saat batuk atau bersin.

Kista Ovarium

Kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang berkembang di ovarium wanita. Gejala kista ovarium adalah sakit perut bagian bawah, perut kembung, dan menstruasi tidak teratur. Penderita kista ovarium dapat merasakan nyeri atau kram di bagian perut ketika batuk.

Pankreatitis

Pankreatitis merupakan kondisi peradangan pada pankreas. Gejalanya meliputi sakit serta pembengkakan di perut. Orang dengan pankreatitis juga dapat mengalami kram perut saat batuk atau bersin.

Otot Panggul Lemah

Otot dasar panggul yang lemah dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan, khususnya bagi wanita

Otot panggul lemah dapat menyebabkan perut bagian bawah terasa nyeri. Rasa nyeri atau kram perut dapat terasa semakin kuat saat batuk, tertawa, bersin dan olahraga.

Itu dia beberapa kemungkinan penyebab perut sakit saat batuk. Anda juga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter.

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga