Puluhan Rumah di Bantaran Sungai Cibanten Terancam Akan Direlokasi, Asda II Janji Cari Solusi
KOTA SERANG,- Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC3) mewacanakan akan merelokasi puluhan rumah warga yang tinggal di bantaran Sungai Cibanten, Kota Serang
Puluhan rumah yang berada di bantaran Sungai Cibanten direlokasi lantaran dianggap menghambat proyek normalisasi sungai Cibanten
Hal itu dikatakan oleh Asda ll Kota Serang Yudi Suryadi, saat dikonfirmasi usai kata Junaiedy saat dikonfirmasi usai rapat rencana penertiban pemukiman oleh BBWSC3, Rabu (20/09)
Namun begitu, Yudi mengungkapkan, pihaknya akan mencari solusi untuk warga yang tinggal di bantaran sungai Cibanten sebelum dilakukan relokasi.
“Mau bagaimanapun juga warga yang tinggal di bantaran sungai kan warga Kota Serang, sehingga dirasa perlu mencari solusi terbaik,” kaya Yudi
Yudi mengatakan, sebanyak 60 rumah di bantaran Sungai Cibanten yang terancam akan direlokasi oleh pihak BBWSC3
“Ini yang terkendala pas di jembatan warna warni di kasemen (Keraton Kaibon) ternyata banyak rumah di sepadan sungai. Kurang lebih ada 50-60 rumah,” katanya.
Yudi juga menyayangkan wacana relokasi yang akan dilakukan oleh pihak BBWSC3. Hal itu lantaran sebelumnya, pihak BBWSC3 membiarkan adanya bangunan liar di bantaran sungai Cibanten.
Alhasil, banyak para penduduk yang membuat bangunan liar di bantaran sungai Cibanten.
“Jangan sampai ada pembiaran, ini sering terjadinya ada pembiaran. Ada bangunan liar ini didiamkan akhirnya yang tadinya gubuk dikit-dikit diperbaiki dan dibangun,” ujarnya mengakhiri. (Nani)









