Olahraga

Partai Tim Desa Bandar Tinggi kontra Meranti Bikin Malu

- Advertisement -

LABUHANBATU, Impresinews.com,- Babak penyisihan grup C, Zona Bilah Hulu antara kesebelasan Desa Bandar Tinggi kontra Meranti terpaksa dihentikan oleh panitia Turnamen Ramadhan Cup 2022 di menit 27.42.

Jalannya laga kedua tim pada Jumat (4/3) sore tadi yang digelar di Lapangan Carotine Aek Nabara sebenarnya berjalan cukup seimbang dan menarik untuk disaksikan.

Namun disayangkan, kedua Tim gagal menjaga sportivitas dalam bertanding.

Keributan bermula ketika salah seorang pemain Bandar Tinggi menyisir area kiri pertahanan Desa Meranti dengan kecepatannya.

Tak ingin gawangnya kebobolan, dengan sigap pemain Desa Meranti pun melakukan tekel keras hingga memicu keributan antar pemain dan juga para pendukung tim.

Melihat keributan terjadi Petugas Keamanan Polsek Bilah Hulu dengan sigap merelai untuk mencegah keributan yang lebih besar.

Para pemain kemudian diminta untuk kembali ke area masing-masing.

Sementara itu dari pantauan awak media Impresinews.com Polisi juga meminta para pendukung kedua tim untuk ke luar lapangan sesuai batas yang telah ditetapkan oleh panitia.

Setelah terhenti beberapa menit, jalannya pertanding kembali dilanjutkan oleh hakim lapangan dengan menghukum Pemain Kedua tim yang dinilai melakukan pelanggaran keras dengan kartu merah.

Melihat keputusan tersebut, Pemain Bandar Tinggi kemudian melancarkan protes dengan mendatangi wasit untuk mempertanyakan keputusannya.

Situasi kian tak sportif, akhirnya wasit pertandingan menghentikan sementara untuk mencegah keributan terulang kembali.

Panitia Turnamen Cup 2022 merebutkan Piala Bupati selanjutnya mengumumkan melalui pengeras suara bahwa laga dihentikan hingga menunggu keputusan panitia Tingkat Pemkab Labuhanbatu.

“Pertandingan diskor sementara, untuk selanjutnya akan berkoordinasi ke Pemkab, menunggu hasil keputusan nantinya,” kata seorang panitia melalui pengeras suara.

Turnamen bola kaki yang seogianya digelar untuk menjaring bakat-bakat pesepak bola andal di Labuhanbatu, kini menuai kekecawan banyak pihak.

Salah satunya diungkapkan oleh seorang penonton bernama Chandra. Ia mengaku kecewa menyaksikan kedua tim gagal menampilkan spotivitas bertanding.

“Oalah masih enak-enak nonton, malah rusuh,” ucap Chandra bernada kecewa.

Dari informasi sementara yang diterima awak media ini, guna menjaga semangat berolahraga di kompetisi Piala Bupati Labuhanbatu tersebut, tim yang gagal menjaga sportivitas bertanding akan didiskualifikasi atau dicoret. (Aiman)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga