Bapenda Kota Serang Catat Realisasi Pajak di Triwulan Ketiga Kurang 2,5 Milyar
KOTA SERANG,- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang mencatat, realisasi pajak di triwulan ketiga kurang 2,5 Milyar. Hal itu akibat lima jenis pajak belum memenuhi target.
Kepala Bapenda Kota Serang, W. Hari Pamungkas mengatakan hingga akhir september, realisasi pajak daerah hanya mencapai 146,141 Milyar dari target yang ditentukan sebesar 148,7 Milyar.
Dirinya mengungkapkan, dari target pajak daerah yang ditentukan sekitar 64,15 persen pada triwulan ketiga, namun saat ini hanya tercapai 63 Persen.
“Ada kekurangan senilai 2,5 Milyar atau kalau dinpersentase 1,15 persen dari yang ditargetkan di triwulan tiga,” kata Hari saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jum’at (03/11)
Hari menyebutkan, lima jenis pajak yang belum memenuhi target tersebut terdiri dari dari pajak hotel, pajak resto, pajak reklame, pajak hiburan, dan dan pajak parkir.
“Yang belum tercapai target ada kurang lebih lima jenis pajak antara lain dari pajak hotel, resto, kemudian dari reklame, hiburan, dan dari parkir yang memang belum optimal untuk penagihannya dan capaian nya di triwulan ketiga,” kata Hari
Hal itu lantaran beberapa jenis pajak dipungut menggunakan sistem Self assessment atau pemungutan pajak dengan memberi kepercayaan kepada wajib pajak untuk mengurus segala urusan perpajakannya secara mandiri.
“Seperti jenis pajak parkir. karena memang jenis pajak ini jenis pajak yang Self assessment. Jadi wajib pajak sendiri yang melaporkan/ menghitung,” katanya
Selain itu, terdapat beberapa faktor lain yang membuat melanisme penagihan pajak tidak seduai dengan perhitungan estimasi, hingga perda yang mengatur pembebasan biaya pajak reklame lada masa kampanye.
Namun disamping hal itu, Hari juga mengungkapkan terdapat jenis pajak yang saat ini telah melebihi target dari target yanb tetapkan di triwulan ketiga.
“Yang sudah melampaui yaitu di BPHTB itu melampaui senilai 1,6 Milyar, di PBB melampaui 1,5 Milyar, pajak air tanah sekitar 200 juta, kemudian dari Pajak Penerangan Jalan (PPJ) itu melampaui senilai 409 juta,” katanya
Oleh karena itu, Hari mengaku bahwa pihaknya akan mengoptimalkan perolehan pajak kembali pada triwulan ke empat agar bisa mencapai target yang sudah ditetetapkan
“tapi kami akan berupaya semaksimal mungkin di triwulan ke empat target-target yang sudah ditetapkan akan tercapai,” ujarnya mengakhiri (Nani).









