Senangnya Masyarakat Terhenti Pelan Lihat Jembatan Jawi Jawi Retak

LABUANBATU – Pembangunan Jembatan di Desa Jawi-Jawi, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu membawa angin segar bagi aktivitas warga setempat. Dengan dibangunnya jembatan, diharapkan juga dapat memperlancar pengangkutan hasil pertanian masyarakat.
Angin segar mendadak berganti khawatir. Sebabnya terdapat retakan pada bangunan yang masih dalam proses pengerjaan itu.
Bangunan yang kurang kokoh dikhawatirkan bakal memakan tumbal bagi masyarakat ataupun pengendara yang melintas di atas jembatan dengan serapan dana hingga miliaran rupiah tersebut.
“Kita sangat senang dilakukannya pembangunan titi jembatan di Desa Jawi-Jawi, soalnya pembangunan itu sudah lama dinanti-nantikan masyarakat,” sebut Pemuda Pesisir Labuhanbatu, Edi Ritonga menanggapi kabar jembatan retak, Kamis (24/11).
“Namun kesenangan itu berbalut dengan kecewa, pasalnya belum lagi digunakan masyarakat pondasi sebagai kunci ketahanan jembatan sudah rusak parah, pondasi sebelah kiri disanggah pakai kayu karna terbuka lebar,” beber Edi.
Edi menuturkan, pondasi sebelah kanan jembatan Desa Jawi-Jawi mengalami retak. Sehingga ketahanan jembatan semakin diragukan.
“Dkhawatirkan mengancam keselamatan pengguna titi jembatan dan terancam ambruk,” ucap Edi.
Ia lantas berharap kepada pihak CV Tri Jaya Sakti untuk membongkar dan membuat ulang pondasi bangunan.
“Dan juga meminta pihak-pihak terkait untuk mengawasi pengerjaan titi jembatan tengku jaksa Jawi-jawi, agar ketahanan pembangunan yang menelan anggaran milyaran terjamin dan taham lama,” kata Edi
“Soalnya titi tersebut akses lalu lalang masyarakat dalam, maupun masyarakat luar dari Desa Jawi-Jawi,” kata Pemuda Pesisir Labuhanbatu, Edi Ritonga sekaligus mengakhiri tanggapannya.
Terkait sebab retakan pada bangunan, awak media belum berhasil memintai keterangan pihak CV Tri Jaya Sakti selaku penanggung jawab pengerjaan proyek miliran tersebut.
(Aiman Ambarita)









