Nasional

Kadis PUPR Sayangkan  Sebagian Warga Kota Serang Buang Sampah Hingga Mendirikan Bangunan di Aliran Sungai

- Advertisement -

KOTA SERANG,- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang menyayangkan masih banyak warga yang masih membuang sampah pada Drainase hingga mendirikan bangunan di aliran anak sungai Cibanten.

Kepala Dinas PUPR Kota Serang, Iwan Sunardi menjelaskan, masih banyak persoalan klise yang disebabkan oleh minimnya kesadaran masyarakat. Salah satunya yaitu terjadinya banjir akibat banyak yang buang sampah pada drainase

“Persoalan genangan yang ada di Kota Serang dari hasil penelitian kami dan investigasi kami itu hampir itu selalu menghasilkan sampah yang luar biasa di saluran,” ujarnya, Jum’at (19/12)

Akibatnya, sampah tersebut menghambat aliran air, menimbulkan bau tidak sedap hingga menjadi sarang penyakit. Hal itu perlu peningkatan kesadaran masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama di saluran air yang dapat mencemari lingkungan dan menyebabkan banjir.

“Yang dipikirkan bukan hanya warga yang ada di Kota Serang tapi yang di hulu dan hilir dan daerah yang terkena dampaknya,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Iwan juga menjelaskan masih banyak masyarakat yang mendirikan bangunan di area sempadan sungai, yang banyak di temukan di saluran anak sungai Cibanten, Kota Serang.

Hal itu menyebabkan penyempitan aliran sungai serta dapat mengganggu dan merusak kualitas air sungai, kondisi fisik pinggir dan dasar sungai.

“Seharusnya, idealnya air itu mengalir tapi terhambat oleh bangunan-bangunan. Tapi ternyata masyarakat membangun di saluran air, sehingga air yang semestinya bergerak leluasa ini terhambat dan terjadi luapan,” ujarnya

Iwan mengungkapkan, dalam mendukung aturan tertib sungai, saluran air dan sumber air, masyarakat dilarang mendirikan bangunan gedung di atas sungai, bantaran sungai, danau, tanpa adanya izin.

“Jika mengacu terhadap aturan, medirikan bangunan di sepadan sungai ini seharusnya tidak boleh didirikan bangunan,” katanya

Ia menghimbau kepada warga untuk tidak membuang sampah dan mendirikan bangunan di sepanjang sempadan sungai. Karena hal itu akan berdampak besar ketika musim hujan.

“Apalagi ini musim penghujan jadi kami mohon kepada masyarakat saluran air bukan dijadikan tempat pembuangan sampah sementara,” ujarnya mengakhiri. (Nani)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga