Healthy

Bolehkah Bersihkan Telinga Tiap Hari?

- Advertisement -

Telinga merupakan organ tubuh manusia yang berfungsi sebagai indra pendengaran dan pusat keseimbangan tubuh. Supaya optimal menjalankan fungsi tersebut, telinga perlu dijaga kesehatannya dengan saksama. Salah satu langkah untuk menjaga kesehatan organ tubuh tersebut adalah dengan menjaga kebersihannya dari kotoran yang terdapat di dalamnya.

Penyebab Telinga Manusia Bisa Kotor
Telinga manusia bisa menjadi kotor karena adanya beberapa faktor berikut:

Produksi Serumen (Kotoran Telinga)

Telinga memiliki kelenjar-kelenjar minyak yang menghasilkan serumen atau kotoran telinga. Serumen ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan telinga dengan menjaga kelembaban, melindungi dari infeksi, dan membantu membersihkan telinga secara alami.

Penumpukan Debu dan Partikel Lingkungan

Telinga adalah salah satu bagian tubuh yang terbuka dan rentan terhadap debu dan partikel-partikel kecil dari lingkungan sekitar. Debu dan partikel tersebut dapat terperangkap dalam serumen, menyebabkan telinga terasa kotor.

Infeksi Telinga

Infeksi telinga juga dapat menyebabkan peningkatan produksi serumen. Infeksi ini sering disertai dengan gejala seperti gatal, nyeri, dan peningkatan produksi kotoran telinga.

Penggunaan Benda Asing

Memasukkan benda asing ke dalam telinga, seperti cotton bud atau jepitan kuku, dapat merangsang kelenjar minyak dan menyebabkan peningkatan produksi serumen.

Cara Menjaga Kebersihan Telinga

Secara alami, terdapat rambut-rambut halus di liang telinga yang menyaring kotoran agar tidak masuk ke telinga hingga terlalu dalam.

Selain itu, pada liang telinga juga terdapat kelenjar yang menghasilkan minyak untuk melapisi bagian tersebut agar tidak kering dan gatal, serta melindungi telinga dari infeksi.

Seperti contoh, apabila ada semut yang masuk ke dalam telinga, secara otomatis kelenjar minyak akan memproduksi minyak lebih banyak sehingga membuat semut menempel, tidak bisa bergerak, hingga akhirnya mati.

Lantas, perlukah telinga dibersikan setiap hari agar selalu sehat dan fungsinya terjaga dengan baik? Jawabannya: tidak.

Kamu sangat tidak disarankan untuk membersihkan telinga setiap hari, karena tindakan ini justru bisa membuat telinga menjadi tidak sehat. Beberapa alasan yang melatari hal tersebut adalah sebagai berikut:

Semakin Kotor, Berisiko Cedera

Jika kamu membersihkan telinga menggunakan cotton bud, maka kotoran (serumen) yang ada di liang telinga berpotensi untuk terdorong masuk ke sisi telinga bagian dalam. Selain itu, bisa juga terjadi cedera pada gendang telinga akibat terdorongnya cotton bud terlalu dalam. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran yang cukup serius pada seseorang.

Infeksi

Dengan membersihkan telinga setiap hari, risiko terjadinya luka maupun infeksi di sekitar liang telinga menjadi lebih tinggi. Hal ini terjadi karena liang telinga yang memiliki kelenjar minyak menjadi lebih kering akibat terlalu sering dibersihkan.

Bila memang tidak dianjurkan untuk dibersihkan setiap hari, apa yang harus dilakukan agar telinga senantiasa bersih dan sehat?

Ketahuilah bahwa tanpa dibersihkan setiap hari, kotoran telinga pun bisa keluar dengan sendirinya karena adanya gerakan mengunyah saat makan maupun berbicara.

Getaran yang muncul saat kamu melakukan aktivitas tersebut membuat kotoran telinga terdorong ke arah luar hingga akhirnya bisa “terlepas” sendiri dari liang telinga.

Apabila kamu memang ingin membersihkan telinga, bersihkanlah bagian luarnya saja menggunakan handuk atau kain hangat yang bersih.Hindari mengorek dengan cotton bud atau penjepit tajam lainnya.

Jika merasakan telinga sering gatal, mengalami gangguan pendengaran, sering mendengar dengungan atau lengkingan dari dalam telinga, kamu sebaiknya segera periksakan diri ke dokter spesialis THT.

Dengan demikian, kondisi telinga kamu bisa diperiksa secara saksama. Jika penyebabnya adalah kotoran telinga yang menumpuk, dokter akan membersihkan telinga kamu menggunakan alat khusus

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga