Politik

Anitha : Pak Jefri Bukan Figur yang Tepat Bawa Perubahan , Mending Milih Figur yang Lain 

- Advertisement -

NTT, impresinews.com,- Sebagai Kader senior dan Putri dari Agustinus Gah pendiri partai Demokrat NTT, yang menancapkan bendera demokrat dan menjadi ketua Partai Demokrat Pertama di NTT, Anita Jacoba Gah mulai bergabung serta berjuang bersama Susilo Bambang Yudoyono sejak 2004,

“Sampai hari ini saya masih diberikan kesempatan oleh Tuhan dan masyarakat menjadi DPR RI karena itu saya mau mengatakan bahwa untuk kebesaran partai demokrat kedepan harus ada perubahan yang nyata,” katanya.

“Kita tidak menginginkan Demokrat berdiam diri bahkan tinggal ditempat atau mundur kebelakang tetapi harus ada perubahan yang nyata,” pesannya

karena itu, Anita meminta seluruh kader partai Demokrat untuk buka hati,buka mata dan buka telinga.

Secara tegas Anitha Gah mengatakan bahwa rakyat sebetulnya masih sangat mencintai Demokrat akan tetapi  karena ulah dari kader- kader Demokrat yang tidak berpihak pada kader yang baik

“Sehingga akhirnya kerap kali kader dengan kader dibenturkan, itu yang dirasakan selama ini,” ucapnya.

Partai Demokrat, katanya seharusnya hadir membawa damai ,membawa perubahan dan membawa persatuan.

Dikatakan, harusnya partai Demokrat kembali pada cita- cita partai Demokrat yakni berpolitik santun bersih dan cerdas,” Urai politisi Senior Demokrat.

Untuk melihat partai demokrat pada perhelatan politik tahun 2024 lanjut Anitha Gah, maka Demokrat harus mengalami perubahan. ” Kenapa saya katakan demikian, karena sudah terbukti,” kesalnya.

Saat pemilihan  sebelum nya, Partai Demokrat kehilangan 15 kursi, kemudian untuk Pilkada di sembilan kabupaten  kalah dan bahkan menyakitkan adalah ketika di Sabu Raijua, Partai Demokrat memberikan dukungan kepada salah satu paket dan ternyata paket itu dibatalkan karena melakukan pemalsuan Dokumen. ” Ini kan merusak nama partai demokrat,” katanya

“Saya bicara sebagai kader senior Demokrat betul- betul kecewa, harusnya yang dilakukan oleh kader – kader partai Demokrat,atau pemimpin atau petinggi demokrat harusnya berpikir kedepan bagaimana demokrat besar jangan melakukan hal- hal yang akhirnya merusak dan memalukan partai demokrat,” pesannya

” Masalah Pilkada Sabu Raijua kita malu, masalah kehilangan 15 kursi kita malu, dan yang lebih melakukan lagi “Provinsi Dapil I Kota Kupang tidak ada” ” tiru Anitha.

” Sekali lagi saya bicara sebagai Sebagai kader senior partai demokrat dan kita ingin partai berlambang mercy pada hajatan politik 2024 harus besar dan Kita akan dukung mas AHY menjadi RI I, figur muda yang kuat karena itu pengurus di daerah juga harus kuat, jangan kelihatanya kuat tapi kropos,” tuturnya

Saat ditanya soal dukungannya untuk orang nomor satu demokrat NTT, Anitha mengatakan kalau memang ada dua pilihan maka saya minta jangan pilih yang sekarang.

“karena nyata dan terbukti tidak ada perubahan yang merasakan perkembangan partai demokrat apalagi saat ini saya sebagai DPR RI merasa berjalan sendiri,” Katanya

“Jadi kalau ada figur yang membawa perubahan maka saya mengajak semua kader memilih figur tersebut. Andaikan Pak Jefri bawa perubahan seharusnya kursi DPR harus bertambah tapi faktanya mana ? Kalau memang bawa perubahan pilkada di sembilan Kabupaten harus menang itu barometer politiknya tapi kenyataannya mana?,” tanya anggota DPR RI Empat Periode.

“Karena kita tidak ada kader di Pilkada sembilan Kabupaten kemarin, yang ada dan menang hanya kabupaten sumba Barat itu wakil dan karena kader partai tapi kabupaten lain terbukti kita kalah kan ? jadi buktinya mana ? ukurannya apa ?  coba mana bukti pak Jefri ?  mana ukurannya ? Karena untuk sebuah perubahan saya ajak kader Demokrat pilih Leonardus Leo.

Karena Leo Lelo adalah Pengurus lama, kader utama sejak tahun 2004, pernah jadi anggota DPRD NTT bahkan pernah menjabat Sekretaris Demokrat NTT,”tegas Anitha (Arnold)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga