Andra Soni: Banten memiliki potensi kepemudaan yang luar biasa

Serang, impresinews.com,- Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni mengatakan bahwa Banten memiliki potensi generasi muda yang sangat luar biasa besarnya.
Sebagai tolok ukur, dia menyebutkan bagaimana besarnya jumlah kaum muda yang mendominasi lembaga-lembaga baik pemerintah maupun non pemerintah di Provinsi Banten.
Hal tersebut diungkapkan Andra dalam diskusi yang dilakukan oleh Karang Taruna Podcast beberapa waktu lalu.
“Lihat saja di lembaga formal seperti di Pemprov Banten, tidak sedikit ASN muda yang telah menjadi pengambil kebijakan disana. Begitu juga di DPRD kursi legislatif banyak diisi politisi muda yang enerjik. Belum lagi di sektor swasta dan lembaga non pemerintah” Terang Andra Soni.
Menurutnya, kemunculan kaum muda dalam berbagai sektor itu menjadi sebuah harapan bagi kemajuan Banten dimasa-masa yang akan datang.
Disinggung soal capaian yang telah diraih Pemerintah Provinsi Banten lima tahun terakhir, politisi Partai Gerindra ini menilai bahwa pembangunan yang sudah berjalan telah berada pada rel yang betul, hanya saja kata Andra kita masih memiliki pekerjaan rumah berupa persoalan pengangguran, kemiskinan, pendidikan dan kesehatan.
“Pembangunan infrastruktur jalan sudah lumayan bagus, tinggal dipikirkan bagaimana pemeliharaannya, drainasenya dan lain-lain. Begitu juga dalam hal kesehatan, pembangunan RSUD 8 lantai serta beberapa rumah sakit lain juga sudah menunjukkan komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur dalam menyediakan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, namun perlu juga dipikirkan bagaimana agar fasilitas-fasilitas ini dapat diakses secara mudah dan murah oleh masyarakat,” papar Andra Soni.
Pada bagian lain Ketua DPRD Banten Andra Soni juga menekankan pentingnya pemerintah provinsi memikirkan keberadaan rumah singgah bagi keluarga pasien yang domisilinya jauh dari ibukota provinsi.
“Keluarga pasien yang domisilinya di pandeglang atau lebak akan kesulitan tempat beristirahat saat menemani pasien, sementara sewa hotel mahal, oleh karenanya pemerintah perlu mempertimbangkan untuk membangun rumah singgah,” pungkas Andra.









