Nasional

Ketua Distrik : Kehadiran THS THM Harus Jadi Satu Roh, Satu Jiwa Dalam Rahim Tunggal Hati Seminari dan Tunggal Hati Maria

- Advertisement -

Kupang-Itulah semangat yang telah diwariskan ada berbagai perlombaan dalam rangka meriahkan HUT organisasi yang dikenal dengan pendekar Biru.

Perlombaan bukan sekedar untuk menjadi juara dan tujuannya bukan untuk memisahkan melainkan menyatukan.

Ketua Distrik Keuskupan Agung Kupang Paulus Pandur, dalam arahan mengatakan Kehadiran THS THM harus membuat kita merasa satu roh dan satu jiwa, satu rahim dalam organisasi ThS dan THS

” Kita dari suku,daerah yang berbeda tetapi kita satu dalam organisasi THS THS terutama dalam perbuatan kita,”ajak Paulus Pandur

Selain itu Pandur menghimbau agar seluruh anggota tetap menjadi Garam dan Terang itulah yang diharapkan oleh semua paroki.

Paulus Pandur menjelaskan bahwa visi misi THS dan THM menjadi Garam dan Terang Dunia yakni satu landasan yakni Gereja Katolik dan tiga pilar yaitu pilar organisasi,pilar pencak silat dan pilar rekreasi.

Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat.

Pada kesempatan itu la menegaskan Jangan sampai kita membinasakan atau dengan yang lain tetapi semakin kuat dan kokoh.

la berharap bagaimana kehadiran kita untuk membesarkan Organisasi THS THM

Sedangkan Romo Dus Bone selaku Pastor Paroki Fransiskus Asisi mengucapkan terima kasih karena THS dan THM Distrik Keagungan Kupang mempercayakan kami untuk menjadi tuan rumah.

“Semoga THS dan THM menjadi Pribadi yang militan rendah hati, dan tetap semangat dalam pelayanan karena mereka adalah masa depan gereja,”kata Romo Dus.

Pastor Moderator THS THM Distrik Keagungan Kupang Romo Yalo saat dimintai pendapatnya menuturkan bahwa ini adalah sebuah kegembiraan karena covid selama dua tahun membuat kami tidak bisa dirayakan.

Menurut Imam Muda yang satu ini,ada inisiatif yang luar biasa dan antusiasme yang tinggi untuk selalu bersama meskipun hanya kota Kupang dan kabupaten Kupang.

“Pesan sederhana dari saya sebagai moderator THS THM kota Kupang atas nama Bapak Uskup mengatakan bahwa kekompakan ini harus tetap terjaga apapun yang terjadi.

Karena apa menurut Romo Yalo idealisme dan kesibukan manusia bisa membuat keluarga THS THS pecah bukan karena pertengkaran saja namun ada urusan pribadi yang dianggap jauh lebih penting.

“Jaga kekompakan sesuai motto Pro Patria et Ecclesia,”pesan Romo Yalo.(Arnold)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga