Tampil Mempesona, DLab-3 Juara Festival Paduan Suara Tingkat PTPN III

MEDAN – Distrik Labuhanbatu3 (DLab-3) berhasil keluar sebagai kontingen terbaik dalam Festival Paduan Suara dan Vokal Solo Anak antar Distrik se-PTPN3, Jumat (4/11) di Sei Karang, Medan.
Lagu “Kami Cinta PTPN III” dan “Give Ye Thanks” yang dibawakan berhasil memukau dewan juri sekaligus meraih poin tertinggi dari 6 kelompok peserta lainnya.
“Puji Tuhan, kita DLab-3 juara 1,” kata Berton Munthe salah seorang anggota paduan suara DLab-3 melalui percakapan WhatsApp, Jumat malam.
Saat dihubungi, Ia mengaku, tengah mempersiapkan diri untuk menempuh perjalanan pulang ke Aek Nabara, Labuhanbatu. Tim akan berkemas menuju tempat kerja masing-masing sekaligus membawa kado Natal bagi Distrik Labuhanbatu-3.
Berton Munthe yang juga sebagai Ketua BKAK Kebun Aek Nabara Utara (Kanau) menyampaikan, Festival antar Distrik se-PTPN III digelar oleh BKAK Pusat Kandir, Medan.
Festival Paduan Suara tahun ini, kata Munthe, diikuti oleh enam Distrik dan satu tim perwakilan dari Kantor Operasional Medan.
“Puji Tuhan dalam rangka menyambut Hari Natal 2022, perusahaan kita melalui BKAK pusat Kandir mengadakan festival antar distrik,” terang Berton Munthe.
Sementara itu, Rinto Sitinjak menyampaikan, komposisi tim paduan suara DLab-3 dijaring dari Lingkungan unit kebun masing-masing.
Untuk unit Kebun Kanau, kata Rinto, pada Festival Tahun 2022 tahun ini mengirimkan tiga orang karyawan, satu karyawati dan dua orang batih/istri karyawan dalam kontingen DLab-3.
Rinto menuturkan, hasil diperoleh tak lepas dari persiapan yang telah dilakukan sebelum berangkat ke Medan.
Paduan suara DLab-3 telah menjalani latihan sebanyak 15 kali pertemuan di Aula Kebun Aek Nabara Utara, Kecamatan Bilah Hulu, Labuhanbatu. Latihan dimulai Pukul 15.00 WIB hingga Pukul 18.00 WIB.
Rinto mengatakan Tim Paduan Suara (Koor) DLab-3 dibimbing oleh Cennorton Lubis.
“Semangat anggota Koor juga tak luput dari motivasi dan dukungan penuh Bapak dan Ibu GM. DLAB-3, Manajer dan Ibu Manajer Kanau dan tim official,” ungkapnya.
Di akhir pembicaraan, Rinto berharap Festival setiap tahunnya dapat terlaksana. Karena menurut dia, selain mampu mengasah olah vokal, kegiatan yang dilaksanakan juga dapat menambah wawasan peserta.
“Harapannya, momentum seperti ini tetap terlaksana setiap tahunnya, karena momen ini bisa menambah tingkat pengetahuan dalam olah Vocal sehingga dapat berbagi wawasan dalam lingkup Gereja masing-masing anggota,” ujarnya mengakhiri.
(Aiman Ambarita)









