Tamu PTPN3 Diserang Penyakit Aneh, Kerdil Nyaris Tinggal Batang

LABUHANBATU, impresinews.com,- Tanaman Muda (Tamu) Kelapa Sawit milik PTPN3 mengalami perlambatan tumbuh. Pohon menjadi kerdil dan nyaris tinggal pelepah.
Hal ini ditemui di Blok D4 Afdeling 1 Kebun Aek Nabara Utara (Kanau) Distrik Labuhanbatu 3 yang berkantor di Kecamatan Bilah Hulu, Labuhanbatu, Sumut, Rabu (5/10/21).
Pengamatan di lokasi, kurang lebih ratusan pohon kelapa sawit milik Perusahaan tersebut kondisinya tampak memprihatinkan. Pada bagian pelepah terlihat nyaris menyisahkan lidi.
Tak sampai disitu, di lokasi Tanaman Ulang Kelapa Sawit juga tidak terlihat ditumbuhi tanaman jenis kacang-kacangan (Macuna).
Belum dipstikan penyebab kerusakan tanaman tersebut, namun pengamatan di Kebun Unit Kanau tersebut, Rabu (5/10/21) siang, tidak ditemui hama ulat maupun tikus yang kerap menjadi perusak tanaman sawit.
Anehnya di lokasi yang sama terlihat susunan karung berisi tanah berjejer di areal Tanaman Ulang (TU) diduga untuk menyemai tumbuhan kacang-kacangan.
Sementara itu menurut Wella Tessalonika Ambarita (Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran) yang dilansir INFOSAWIT mengatakan penaman Mucuna memiliki berbagai manfaat bagi tanaman kelapa sawit.
Di antaranya menjaga kelembabapan tanah, dan menekan pertumbuhan gulma.
Mucuna juga dapat mengurangi risiko gangguan kerusakan tanaman sawit yang disebabkan oleh hewan ternak maupun babi hutan, karena jenis tanaman ini tidak mengeluarkan bau khas tidak disukai hewan.
“Bau khas dari senyawa fenolik yang ada pada tanaman Mucuna bracteata membuat ternak tidak menyukai tanaman ini,” ungkapnya.
Wella Ambarita mengungkapkan tanaman jenis kacang-kacangan ini memiliki kemampuan bertumbuh dan beradaptasi dengan cepat. Namun faktanya, hasil pengamatan di lokasi afdeling 1 Kanau, Mucuna terlihat gagal tumbuh.
Asisten Afdeling 1 Kanau, Arif Sadikin hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan ihkwal kerusakan TAMU Kelapa Sawit tersebut. Pesan konfirmasi dikirim melalui aplikasi canggih Whatsapp belum mendapat respons.
Demikian juga dengan Humas PTPN3 unit Kanau, Jimmy Tarigan. (Aiman)









