Ketua FPII Setwil Sumut Geram: Saya Akan Investigasi Langsung
MEDAN, impresinews.com,–Kabar miring mengenai Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Labuhanbatu Raya beberapa hari terakhir yang dimuat salah satu media online menjadi perhatian serius bagi pengurus FPII Pusat.
Bahkan Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Sumut Muhammad Arifin mengaku geram dan akan melakukan investigasi secara langsung ke Labuhanbatu.
“Saya sangat kecewa, geram dan juga kesal sekali terkait kabar berita yang dibuat di media Online Metro-88 dan 86news. Masalah kebenaran kabar berita itu akan saya sendiri yang langsung investigasi ke Labuhanbatu,” kata Muhammad Arifin, Minggu (8/8).
Ia mengatakan akan melakukan investigasi baik internal maupun eksternal apalagi hal tersebut sudah diketahui langsung oleh Ketua Presidium FPII, Kasihhati.
Muhammad Arifin mengungkapkan, ia telah menerima instruksi langsung dari Ketua Presedium FPII untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi.
Lebih lanjut Ketua FPII Setwil Sumut juga menyampaikan keterkejutannya ketika mengetahui Logo FPII Pusat dijadikan gambar utama dalam sebuah pemberitaan.
“Saya sangat terkejut dan juga kesal di mana dalam pemberitaannya masih menggunakan kata “diduga” kok media online metro-88 dan 86news berani menampilkan logo FPII bahkan logo yang ditampilkan Logo FPII Versi Nasional,” ungkapnya.
“Dan setelah saya cek kedua media tersebut ternyata wartawannya dengan nama serupa tapi tak sama, kemungkinan besar pasti orang yang sama,” sambungnya.
Ditanya terkait akar persoalan pemberitaan yang menyinggung juga Pengusaha Panglong Kayu, Ketua FPII Sumut mengatakan akan menelusuri kebenarannya.
“Ya, kita akan mengadakan investigasi juga keterkaitan perusahaan kayu tersebut, apalagi ada terdengar kabar berita menyebut nama petinggi Polri. Dan akan kita investigasi semuanya secara menyeluruh persoalan ini, sebab baik Perusahaan Panglong maupun FPII sudah mendapat berita miring. Sampai saat ini hanya sebatas pembenaran saja. Jadi kebenarannya akan kita ungkap nanti,” ucapnya menegaskan. (Aiman)









