Berita Daerah

Empat Wilayah Di Kota Serang Masuk PPKM Level 4 

- Advertisement -

Serang, impresinews.com,. Wali Kota Serang Syafrudin mengikuti zoom meeting bersama Menko Maritim terkait evaluasi PPKM level 1 hingga 4 serta perpanjang PPKM Darurat hingga tanggal 25 Juli 2021 di Kantor Diskominfo Kota Serang. Rabu (21/07/2021)

Wali Kota Serang Syafrudin menyampaikan, di Provinsi Banten sendiri ada 4 wilayah yang masuk level 4, termasuk Kota Serang.

“Berdasarkan In-Mendagri nomor 22 tahun 2021 Kota Serang akan memperpanjang PPKM nya. Karena memang di seluruh wilayah belum ada perubahan. Tadi juga intruksinya pemerintah kabupaten/kota untuk segera mengoptimalkan dan menggencarkan tracking (pelacakan), tracing (penelusuran) dan testing (pengujian),” kata Wali Kota Serang Syafrudin kepada awak media.

Oleh karena itu, Wali Kota Serang langsung mengintruksikan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melakukan tracking (pelacakan), tracing (penelusuran) dan testing (pengujian). “Ini kunci pendeteksian keberadaan Covid-19 yang ada di Kota Serang,” jelasnya.

Sedangkan untuk yang lainnya yang ditekankan In-Mendagri sama dengan intruksi sebelumnya. Adapun ketika sudah selesai PPKM Darurat ini hingga tanggal 25, pada tanggal 26 Juli direncanakan akan ada perubahan di sektor perdagangan, seperti PKL buka hingga pukul 21.00 WIB, boleh makan ditempat selama 30 menit.

“Kalau tanggal 26 Juli bisa makan ditempat selama 30 menit,” katanya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Koordinator PPKM Darurat Luhut B Pandjaitan menjelaskan perpajangan PPKM darurat di Jawa-Bali hingga 25 Juli mendatang perlu dilakukan untuk menekan penyebaran kasus Covid-19.

Dia menyebutkan bahwa berdasarkan data, penyebaran kasus Covid-19 sudah cenderung menurun setelah PPKM darurat dijalankan. demikian, pemerintah mengambil langkah untuk memperpanjang dan melakukan evaluasi kembali pada 25 Juli.

Perpanjangan tersebut tak terelakkan untuk mencegah potensi kenaikan kasus Covid-19 jika PPKM langsung dilonggarkan.  

Luhut menjelaskan, level 4 sama dengan PPKM darurat. Menurutnya, setelah penerapan selama ini, hasilnya sudah mulai terlihat. Hal ini tampak dari turunnya status beberapa daerah di Jawa Bali dari sebelumnya level 4 menjadi level 3 bahkan ada yang sudah turun ke level 2. 

“Yang level 4 ini, per hari ini sebenarnya sudah ada yang kita liat masuk di level 3. Jadi sudah banyak kemudahan-kemudahan. Tapi kita enggak mau langsung umumkan, kita tunggulah dulu beberapa hari ke depan,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk terus berhati-hati mengambil keputusan dengan selalu mendengarkan dan melibatkan banyak pihak.  

Luhut mengungkapkan, dalam masa perpanjangan kali ini sangat penting untuk terus menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

“Tanggal 25 kita akan evaluasi, tapi ramalan kita nanti akan banyak di Jawa-Bali akan turun jadi level 3 dan mungkin jadi level 2, seperti di Jateng sudah ada yang bisa level 2, tapi kita gak mungkin langsung umumkan. karena takutnya langsung jadi euforia dan naik lagi kasusnya. Jadi kita akan pelan-pelan buka,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga