Dinsos Kota Serang Bakal Rehab 10 Rumah Tidak Layak Huni Tahun Ini

KOTA SERANG,- Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang akan merehabilitasi sebanyak 10 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun ini. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk upaya dari pemerintah untuk membantu masayarakat yang memiliki rumah tidak layak huni.
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin (FM) Dinas Sosial Kota Serang, Jatiah mengatakan para penerima bantuan tersebut tersebar di Seluruh Kecamatan di Kota Seran, dan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.
“Para penerima bantuan semuanya tersebar di seluruh kecamatan di Kota Serang. Yang di kecamatan taktakan 2 orang, Kesemen tiga orang, serang 2 orang, curug 1 orang, cipocok jaya 1 orang dan walantaka 1 orang,” kata Jatiah, Kamis (12/06).
Jatiah mengatakan, penerima bantuan mendapatkan bantuan untuk perbaikan rumah tak layak huni sebesar Rp 15 juta rupiah. Bantuan ini bersifat stimulan untuk pembelian material, dan perbaikan rumah akan dilakukan secara bertahap.
“Jadi yang sudah saya sampaikan bantuan tersebut fokus pada perbaikan atau pemugaran komponen-komponen kunci rumah, termasuk atap, lantai, dan dinding, itu yang diutamakan,” jelas Jatiah.
Menurut Jatiah, sebelumnya Dinas Sosial Kota Serang telah mengajukan sebanyak 12 penerima bantuan RTLH di Kota Serang. Namun dua penerima lainnya tidak memenuhi syarat karena adanya masalah administratif yang bisa menyebabkan pembatalan.
“Sebetulnya usulan untuk di tahun ini kita ada 12, tetapi yang terealisasi itu ada 10. Karena yang dua itu persyaratan kepemilikan rumahnya belum selesai. Dan yang satu menolak tidak mau dilanjutkan karena masih ada persengkataan di kepemilikan rumahnya,” katanya.
Terakhir, Jatiah berharap dengan adanya bantuan RTLH, diharapkan semakin menjangkau masyarakat yang masih belum memiliki rumah layak, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan hidup mereka.
“Mudah-mudahan di tahun 2026 bisa lebih dari 10, penerima, sehingga masyarakat bisa tinggal ditempat yang lebih sehat terutama kesehatan lingkungan,” tutupnya.(ADV)








