Populer

Darurat Narkoba di Bengkayang, Ini Cara penanganan yang di lakukan versi Dinsos PPA

- Advertisement -

Bengkayang _Kalbar,– Kabupaten Bengkayang sudah tergolong dalam kategori Darurat Narkoba, menurut data yang di himpun setidaknya ada beberapa tempat di kabupaten Bengkayang, yakni Seluas, Jagoi Babang, Sanggau Ledo, dan Monterado.

Menanggapi hal demikian, Kepala Dinas Sosial , Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkayang, Damianus, mengatakan Sebagai salah satu agent of change tentunya bangsa ini menaruh harapan besar bagi generasi masa depan bangsa kepada Anak-anak Muda.

“Jangan sampai terjerumus di lingkaran Narkoba, berfikir positif belajar dari kehidupan dan Attitude yang baik. Untuk menghadapi darurat Narkoba ini tidak bisa melalui satu pihak saja, melainkan semua stakeholder dari pemerintah, swasta, media dan masyarakat,”ucap Damianus.Jumat, 17 Februari 2023.

Saat ini pihak Dinas Sosial dan PPA bersama pihak terkait gencar melakukan sosialisasi di desa-desa dan sekolah tentang bahaya penggunaan narkoba bagi generasi muda.

“kami juga sering melakukan pendekatan dengan masyarakat untuk bisa memberikan pandangan terhadap bahaya Narkoba ini, bahkan untuk langsung berkoordinasi dengan BNN selaku pihak yang menangani jika ada permasalahan Narkoba,” ujarnya.

Ada berbagai upaya dapat dilakukan untuk bisa menyelamatkan saudara, teman maupun orang disekitar kita jika terindikasi menggunakan narkoba, agar tidak semakin jauh terperangkap bahaya penggunaan narkoba.

Dikutip dari Ashefagriyapustaka, setidaknya ada 12 Cara untuk menolong korban penyalahguna narkoba secara bertahap

1. Honesty

Cara menasehati korban penyalahgunaan narkoba pertama dalam Teknik 12 Langkah adalah membantu korban penyalahguna jujur pada dirinya sendiri. Keberhasilan tahap ini ditandai dengan kemauan korban mengakui ketergantungannya pada narkoba.

2. Faith

Setelah korban penyalahguna punya self-awareness tentang kondisi kecanduannya, sekarang saatnya Anda meyakinkan bahwa korban pasti bisa pulih. Di tahap ini, berikan terus motivasi dan dorongan terapi tanpa terkesan mengajari.

3. Surrender

Surrender adalah tahap menerima pertolongan. Jika Anda berhasil membuat korban penyalahgunaan narkoba percaya sepenuhnya pada Anda (faith), Anda bisa mulai memberikan penyadaran.

Di tahap ini, berikan pengertian pada pec korban penyalahgunaan andu kalau dia tidak bisa berjuang pulih dari narkoba sendirian. Jika ingin kembali seperti semula, Korban penyalahgunaan harus mau menerima bantuan dari tim medis dan pendamping di tempat rehabilitasi narkoba.

4. Soul Searching

Cara menolong korban penyalahguna narkoba berikutnya adalah dengan membantu mereka menemukan jati diri. Di tahap ini, Anda bisa membimbing korban penyalahguna untuk meninggalkan dirinya yang lama (past self) untuk menjadi sosok baru yang lebih baik.

5. Integrity

Tahap integrity adalah tahap ketika korban penyalahguna narkoba menyadari kesalahan dan mau mengakuinya pada Tuhan dan orang-orang terdekat.

Ini merupakan salah satu tahap paling menguras emosi, karena Anda perlu memahami latar belakang korban penyalahgunaan (yang mungkin kurang baik) dan membuatnya bisa membangun kembali hubungan dengan orang-orang yang disakitinya.

6. Acceptance

Setelah proses integrity, cara menasehati pecandu narkoba berikutnya adalah dengan membantunya menerima masa lalu, seburuk apapun itu. Dengan demikian, korban penyalahgunaan bisa berdamai dengan dirinya sendiri dan siap membangun masa depan yang baru.

7. Humility

Di tahap ketujuh ada humility, yaitu cara menasehati korban penyalahguna narkoba dengan mendorongnya berani “meminta tolong”, terutama pada Tuhan.

Jika Anda tidak berhasil melakukan pendekatan spiritual pada korban penyalahguna, Anda bisa membuat korban punya inisiatif meminta tolong pada orang-orang terdekatnya.

8. Willingness

Di tahap ke-8, ada willingness, yaitu kemauan membuat daftar tentang siapa saja orang-orang yang pernah korban penyalahguna narkoba sakiti, baik itu orang terdekat maupun sekadar kenalan.

Setelah itu, tahap ini dilanjutkan dengan tekad memperbaiki kesalahan pada orang-orang tersebut setelah rehabilitasi usai.

9. Forgiveness

Poin Teknik 12 Langkah yang ke-9 adalah forgiveness, yaitu kemauan korban penyalahgunaan narkoba memaafkan orang-orang yang pernah menyakitinya di masa lalu.

Tahap ini termasuk dalam tahap rehabilitasi sosial tingkat lanjut. Oleh karena itu, mencapai titik ini Anda dan pendamping rehabilitasi perlu punya kesabaran tinggi.

10. Maintenance

Teknik 12 Langkah poin 10 sampai 12 adalah tahap rehabilitasi narkoba tingkat akhir. Di tahap 10 ini, Anda bisa mengajak korban penyalahguna narkoba mempersiapkan diri membangun kembali hubungan dengan orang lain.

11. Making Contact

Pada fase ini, cara menolong korban penyalahguna narkoba yang terbaik adalah dengan membantunya memperbaiki komunikasi dengan orang lain.

Di pusat rehabilitasi narkoba Ashefa Griya Pusaka, tahap ini biasanya didampingi langsung oleh kakak-kakak support system. Bentuk upaya maintenance yang dilakukan misalnya menelpon, temu kangen dengan keluarga, dan sebagainya.

12. Service

Cara menolong korban penyalahguna narkoba yang terakhir dalam Teknik 12 Langkah adalah membantunya berpartisipasi kembali dalam masyarakat. Jika Anda berhasil melalui 11 tahap sebelumnya dengan mulus, kedekatan emosional Anda dan korban penyalahguna di tahap 12 biasanya sudah sangat erat.

(Tino)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga