Nasional

Budi Rustandi Nilai Proyek Normalisasi Sungai Cibanten Tanpa Beri Solusi

- Advertisement -

KOTA SERANG,- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang Budi Rustandi menyoroti proyek normalisasi Sungai Cibanten yang hingga saat ini belum ada solusi terhadap warga yang terdampak relokasi.

Dimana diketahui, terdapat satu rumah warga di bantaran sungai yang direlokasi oleh Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC3), dengan dalih proyek normalisasi sungai Cibanten.

Pasalnya, warga yang terdampak hanya diberikan dana kompensasi sebesar Rp 2,5 juta dari Kontraktor untuk biaya pembongkaran rumah, namun tidak diberikan fasilitas tempat tinggal pengganti oleh para pemangku kebijakan.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, penggusuran terhadap warga yang berada di bantaran Sungai Cibanten tersebut seharusnya bisa mengerti dengan kondisi warga yang terdampak relokasi.

“Iya harusnya kan pihak terkait bisa memanusiakan manusia. Mau bagaimanapun mereka harus dikasih tempat tinggal,” kata Budi saat dikonfirmasi, Jumat (13/10)

Sehingga, jelas Budi warga yang terdampak penggusuran tidak bingung dalam mencari tempat tinggal pengganti.

Budi juga menilai, BBWSC3 seharusnya berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang sebelum melakukan penggusuran rumah warga pada proses normalisasi sungai Cibanten. Sehingga, Pemkot Serang dapat menyiapkan fasilitas bagi warga yang terdampak relokasi

“Harusnya kalau dia (BBWSC3) koordinasi dengan Pemkot Serang disosialisasikan terlebih dahulu, kemudian Pemkot Serang memberikan fasilitas seperti rumah susun. itu yang perlu disiapkan,” kata Budi

Sehingga, kata Budi tidak ada salah satu pihak yang merasakan manfaat ataupun kerugian dalam melakukan program kerja pemerintah dalam hal normalaisasi sungai Cibanten tersebut.

“Jadi, ketika melakukan suatu kegiatan yang memang menjadi program pemerintah, baiknya berkoordinasi dulu dengan Pemerintah Kota yang mempunyai wilayah, agar tidak terjadi seperti demikian,” kata Budi.

Terlebih, saat ini Pemerintah kota Serang juga belum menemukan solusi atau memfasilitasi bagi warga yang terdampak proyek normalisasi Sungai Cibanten.

“Kan nanti kalau kita koordinasikan sama-sama memikirkan. Dalam hal ini berarti Pemkot Serang juga harus menyiapkan lahan seperti rumah susun,” ujarnya mengakhiri. (Nani)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga