Bapenda Banten Sebut Digitalisasi Masih Belum Diminati

SERANG-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten mengungkapkan bahwa rendahnya minat masyarakat terhadap sistem digitalisasi menjadi salah satu faktor melambatnya realisasi target pendapatan pajak kendaraan pada awal tahun ini.
Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kepala Bapenda Provinsi Banten, Rd.Berly Rizki Natakusmah yang juga menyampaikan bahwa capaian pendapatan pada bulan Januari dan Februari 2026 mengalami penurunan yang cukup signifikan. Meski demikian, Berly tidak menjelaskan secara rinci tentang penurunan realisasi pendapatan pada periode awal tahun tersebut.
“Kondisi ini tentu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari beberapa faktor, khususnya terkait dengan bagaimana sisi digitalisasi itu belum diminati oleh masyarakat banyak,” ujar Berly kepada wartawan,
Berly juga mengatakan bahwa selain faktor kesadaran digital yang masih rendah, kondisi cuaca di lapangan juga sangat memengaruhi tingkat kehadiran wajib pajak di gerai-gerai layanan konvensional.
Ia menambahkan bahwa cuaca buruk sangat berdampak pada okupansi wajib pajak yang hendak membayar melalui Gerai Samsat maupun Samsat Keliling. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus membangun kesadaran masyarakat agar lebih ‘melek’ terhadap kemudahan pembayaran pajak secara digital.
Sebagai upaya menarik minat wajib pajak, kata Berly, Bapenda Banten telah menyiapkan lebih dari 30.000 unit suvenir atau merchandise yang dibagikan langsung kepada masyarakat yang membayar pajak. Pengadaan suvenir seperti payung, mug, dan tumbler ini menggunakan anggaran APBD sebesar Rp1 miliar lebih.
“Itu sekitar Rp1 miliar untuk suvenir. Itu ada mug, payung dan tumbler,” ungkapnya.
Terkait target capaian, Berly menyampaikan bahwa target Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBN) dipatok hingga Rp2,6 triliun.
“Untuk PKB Rp2 sekian triliun, BBNKB itu Rp2,6 triliun. Total pajak daerah itu Rp7 triliun sekian,” ungkapnya.
Meski sempat mengalami penurunan realisasi pada bulan Februari dan Januari, Bapenda mencatat adanya tren kenaikan kembali pada bulan Maret. Oleh karena itu, Berly mengaku optimistis target tahunan akan tercapai demi memaksimalkan pendapatan bagi Pemerintah Provinsi Banten. (ADV)









