Berita Daerah

Masjid Jami Baitul Muttaqien Peringati Maulid Nabi

- Advertisement -

INDRAMAYU, Impresinews.com – Pengurus DKM dan IPM Masjid Baitul Muttaqien memperingati hari kelahiran Rasulullah yang bertemakan Babadan Bersholawat, khusus di desa Tenajar Kidul. Dihadiri oleh gus Syauqi dan gus Fauzi dari pekalongan (Vokalis Syekher Mania) acara maulid nabi kali ini berlangsung meriah, Senin (18/10/2021) malam.

DKM Masjid Baitul Muttaqien, Drs. H. Sanusi GhofurRabiul mengatakan, awal adalah bulan ketiga dalam kalender hijriyah, dimana pada bulan ini menjadi salah satu hari yang istimewa, di karenakan pada bulan ini manusia agung pembawa risalah seluruh alam telah lahir. Dibulan ini juga, Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu yang pertama dari Allah SWT, yaitu turunya surat Al ‘alaq.

“Warga masyarakat babadan merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan bersholat kepadanya. Tujuan dalam pelaksana ini adalah dalam rangka menampakkan kegembiraan atas kelahiran nabi yang mulia, pada Selasa 19 Oktober 2021 besok,” tuturnya.

H. Sanusi GhofurRabiul menambahkan, masail katsuro haula an naqosy wa jidal mendefinisikan maulid nabi muhammad saw dengan menyebut nyebut kisah hidupnya, dan setiap tanda tanda kemuliaan, dan mu’jizat sang nabi Muhammad SAW dan, menampakkan kegembiraan atas kelahiran beliau.

Berdasarkan definisi diatas, kata H. Sanusi, dapat dipahami bahwa kegiatan dilakukan pada momentum kelahiran nabi akhir zaman yakni nabi Muhammad SAW, mudah mudahan kita semua yang hadir ini akan mendapatkan syafa’at beliau di hari akhir anti, dan menjadi amal yang bersifat muthlak.

Seperti melakukan pembacaan dan pengajian yang mengisahkan tentang rasulullah, melalui pembacaan syair yang tertulis dalam kitab kitab maulid seperti Al Barjanji, Sinti Ad Duror, Ad Diba. Adapun kegiatan ini yang kita lakukan adalah di kategorikan ibadah muthlak, seperti membaca sholawat, membaca Al Qur’an, Bershodaqoh.

“Kita sebagai warga NU sudah sepantasnya menjalankan teradisi ini, Dalil tentang maulid Nabi Muhammad saw ada beberapa dalil syari’a, peringatan maulid maulid dari Al Qur’an dan Hadist. Firman Allah di dalam Al Qur’an surat yunus ayat 58 yang artinya : ” katakanlah dengan Anugerah Allah dan Rahmatnya (Nabi Muhammad saw). Hendaklah mereka menyabut kelahiran nabi muhammad saw dengan senang dan gembira,” lanjut H. Sanusi.

“Berdasarkan firman allah diatas adalah kita sebagai umat nabi muhammad sudah sepantasnya menyambut kelahiran beliau dengan penuh rasa kegembiraan.

Menurut syayid Muhammad Bin Alawi AL Maliki AL Hasan di ceritakan dalam kitab Fathul Bari karangan Al Hafidz Ibnu Hajar Al As – Qolani : ” Abu Lahab mendapatkan keringanan siksa setiap hari senin karena dirinya bergembirah atas kelahiran Rasulullah SAW,” imbuhnya.

Kegiatan ini turut hadiri oleh, Pengurus DKM Masjid Baitul Muttaqien, IPM (Ikatan Pemuda Masjid) Baitul Muttaqien, Ketua MWC NU Kertasemaya, Ranting NU Babadan, PAC GP Ansor Kertasemaya, Satkoryon Banser Kertasemaya, Fatayat NU Kertasemaya, dan masyarakat. (Candra/rls)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga