DPRD : Di Usia 495, Kabupaten Serang Mengalami Kemajuan

Serang, – Dewan Perwakilan Daerah Rakyat ( DPRD) kabupaten Serang menggelar rapat paripurna dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Serang ke 495 tahun di Gedung DPRD Kabupaten Serang, Jum’at (08/10/2021)
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Mansur Barmawi mengatakan, jika dilihat dari usianya Kabupaten Serang memang sudah sangat tua. Oleh karena itu, menurut politisi PKS ini jika dibanding dengan usianya, hasil kinerjanya pemerintah masih sangat jauh.
Akan tetapi, jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, kemajuan Kabupaten Serang kini sudah banyak, dan prestasi juga sudah banyak.
“Kami mengucapkan apresiasi kepada Pemda, baik periode bu Tatu, Pak Taufik Nuriman dan periode sebelumnya. Semunya punya prestasi masing – masing,” kata Mansur.
Menurutnya, untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, sebagian besar sudah mantap. Kemudian bidang perekonomian, terus didorong untuk berkembang.
Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan bahwa Kabupaten Serang genap berusia 495 tahun. Daerah tertua di Provinsi Banten ini sudah memiliki banyak kemajuan, baik dari sisi program maupun indikator makro pembangunan berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS). Namun punya tantangan berat di tengah pandemi Covid-19.
“Tahun 2021, menjadi waktu yang penuh tantangan. Pandemi Covid-19 menekan semua sendi kehidupan masyarakat, dan menjadikan tantangan semakin berat. Namun kami tidak pernah menyurutkan semangat dan komitmen,” kata Tatu.
Menurutnya, Pemkab Serang terpaksa merefocusing APBD untuk memaksimalkan penanganan Covid-19. Namun ia menekankan agar berbagai program prioritas untuk masyarakat harus terus dilakukan.
“Alhamdulillah bersama DPRD Kabupaten Serang, kita tetap berkomitmen mempertahankan program prioritas, dengan berbagai refocusing anggaran,” ujarnya.
Tatu mengungkapkan berbagai program prioritas yang dijalankan. Yakni dari panjang jalan kewenangan Kabupaten Serang 601,13 kilometer, tersisa 20 kilometer yang belum dibeton dan ditargetkan tuntas 2022.
“Alhamdulillah, Pemkab Serang mampu menuntaskan pembangunan jalan bsepanjang 590,30 kilometer dengan betonisasi, termasuk sejumlah jalan yang naik status dari jalan desa menjadi jalan kabupaten,” ujarnya.
Untuk perbaikan rumah tidak layak huni, kata Tatu, sampai dengan tahun 2020 telah selesai diperbaiki 6.748 unit dan tahun 2021 telah diperbaiki sebanyak 1.340 unit.
“Sisa perbaikan rumah tidak layak huni 4.612 unit. Perbaikan rumah tidak layak huni ini dilaksanakan atas sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan Pemerintah Kabupaten Serang, dana infaq aparatur sipil negara, bantuan sosial perusahaan, dan bantuan lainnya,” ungkapnya.
Sementara untuk program pendidikan, menurutnya, mulai dari beasiswa siswa SD, SMP, guru PAUD, hingga mahasiswa perguruan tinggi tetap dilaksanakan.
“Sebagai bentuk sinergi program PKH dan Jamsosratu, kami baru saja memberikan bantuan operasional kendaraan bermotor untuk pendamping PKH sebanyak 38 orang dan Jamsosratu 69 orang,” ujarnya.
Sementara itu, melihat indikator makro pembangunan menurut data BPS, Tatu menilai telah menunjukkan progres yang cukup baik. Ia merinci, angka pengangguran terbuka Kabupaten Serang pada tahun 2020 sebesar 12,22 persen.
“Angka ini melepaskan predikat Kabupaten Serang sebagai daerah dengan angka pengangguran tertinggi di Banten sejak tahun 2012,” ujarnya.
Pada angka kemiskinan Kabupaten Serang sebesar 4,94 persen, dan menunjukkan terendah ketiga di Provinsi Banten. Selanjutnya pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi tahun 2020 dicapai Kabupaten Serang. “Terjadi pertumbuhan sebesar 0,48 poin dengan angka IPM 66,7 poin,” ungkap Tatu.
Menurut Tatu, berbagai keberhasilan program maupun peningkatan angka makro pembangunan, dicapai atas sinergi yang baik antara pemerintah, anggota DPRD, pihak swasta, dan masyarakat secara umum.
“Saat ini, menjadi tahun pertama pada periode kedua saya dengan Pak Pandji Tirtayasa memimpin Kabupaten Serang. Dan titik awal pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah lima tahun ke depan. Kita yakin, mampu bangkit bersama melewati tandangan pandemi,” ujarnya. (Adv)









