Stasiun Meteorologi Maritim Kelas 1 Tanjung Priok Gelar Sekolah Lapang Untuk Nelayan Indramayu

Indramayu, Impresinews.com – Demi memastikan keselamatan nelayan dalam berlayar, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) tahun 2021.
Kegiatan SLCN sendiri rutin dilaksanakan setiap tahunnya diseluruh Indonesia. salah satunya melalui Stasiun Meteorologi Maritim kelas 1 Tanjung Priok Jakarta, yang berwenang menjadi penyelenggara kegiatan di wilayah Jakarta dan Jawa Barat. Seperti Kegiatan SLCN yang sedang dilaksanakan di aula Koperasi Perikanan Laut (KPL) Mina Sumitra Karangsong Indramayu yang dibuka hari ini, Minggu (12/9/2021).
“Tujuan dari kegiatan SLCN 2021 ini yaitu memperkenalkan info cuaca dan iklim maritim dari BMKG terkait kegiatan nelayan dan pesisir, serta cara mengakses info tersebut dengan mudah. Kemudian meningkatkan pemahaman terhadap informasi cuaca dan iklim maritim. Serta membangun sistem informasi efektif antara BMKG penyuluhan pelaku usaha pesisir dan kelautan,” tutur Kepala Stasiun Meteorologi Maritim kelas 1 Tanjung Priok Jakarta, Anton Daud S.Si.
Diketahui SLCN tahun 2021 yang dilaksanakan di Kabupaten Indramayu ini akan digelar selama tiga hari (12 – 14 September 2021) dan rencananya akan diikuti sekitar 90 nelayan setempat.
Anton menambahkan, terselenggaranya SLCN 2021 ini sebab BMKG ingin membantu masyarakat nelayan dalam menghadapi pola cuaca yang tidak menentu dengan cepat tepat dan akurat. Ditambah banyaknya kebutuhan tentang informasi cuaca maritim dan kelautan, yang pada dasarnya menjadi dasar untuk melaksanakan bimbingan pelatihan tentang meteorologi maritim. Maka dibentuklah suatu kegiatan yg bernama Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN).
Sehingga, kata Anton, diharapkan dengan kegiatan SLCN 2021 ini peserta mendapatkan pemahaman tentang informasi cuaca dan iklim, serta mampu menggunakan informasi tersebut secara tepat. Khususnya yang berhubungan dengan kegiatan perikanan baik dipesisir maupun dilaut, yang dapat meningkatkan keselamatan nelayan.
“Dengan diadakan SLCN 2021 ini diharapkan memberi pemahaman tentang informasi cuaca kelautan dan dapat meningkatkan keselamatan nelayan,” harapnya.
Dalam kegiatan ini juga dihadiri anggota Komisi V DPR RI Bambang Hermanto. Kepada awak media, ia menjelaskan kegiatan SLCN 2021 di Indramayu tersebut selain program BMKG juga menjadi salah satu program aspirasi anggota Komisi V DPR RI itu.
“Alhamdulillah sudah terlaksana, diharapkan nelayan mampu membaca informasi terkait dengan keadaan cuaca yang ada di laut, sehingga bisa meminimalis risiko kecelakaan dan lain – lain yang akan berdampak pada kerugian – kerugian yang lebih besar,” papar anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Bambang Hermanto.
Sementara, di tempat yang sama, Zaelani (20) salah satu nelayan Karangsong Indramayu. Ia merasa sangat terbantu dengan kegiatan SLCN 2021 yang diikutinya hari ini tersebut. Apalagi Zaelani yang sehari – hari bekerja sebagai nelayan Jaring Ingsang tentu edukasi SLCN 2021 akan menjadi kebutuhan pokok baginya.
“SLCN 2021 yang saya ikuti ini sangat bermanfaat. Kita diedukasi terkait informasi cuaca dan iklim serta dibimbing agar mampu menggunakan informasi tersebut secara tepat, intinya agar bisa lebih mandiri,” jelasnya. (Candra)









