Populer

Ulah Oknum Nakal, Ijazah Anggota DPRD Lambar Diduga Palsu

- Advertisement -

LAMBAR, impresinews.com,- Anggota DPRD Lampung Barat Sarjono dari Partai PPP diduga menggunakan ijazah palsu saat mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Lambar.

Dugaan ini membuat anggota DPRD Lampung Barat ini berujung di persidangan kejaksaan Negeri Liwa Lampung Barat.

Saat di persidangan, kejaksaan negeri Liwa memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan terkait dugaan penggunaan ijazah palsu tersebut.

Selain itu, bedasarkan Labkrim, Jaksa menampilkan bukti yaitu SHUN palsu, tapi ternyata ijazah yang digunakan Sarjono diklam adalah ijazah asli.

Saat menggelar sidang, Kepala sekolah tempat Sarjono mengambil paket C Yuni Suwondo mengatakan bahwa dugaan ijazah palsu itu kesalahannya.

“Akan tetapi Sarjono tidak mengetahui kesalahan ini,” Kata yuni saat memberikan kesaksiannya, Selasa (15/06/2021)

Tidak hanya Yuni, akan tetapi saksi lainnya, Indra Jaya salah satu Pratinjau di Pekon yang berada di kecamatan Tebu Lampung Barat juga memberikan keterangan dalam persidangan dan termasuk saksi ahli.

Sementara itu, komisi tiga Edi Apriyanto yang merupakan sahabat sarjono memberikan tanggapan terkait dugaan ijazah palsu  dan mengaku mengikuti perkembangan dan sering ikut mendampingi Saat persidangan.

“Saya mendengar dan melihat langsung kesaksian Sarjono dan kepala sekolah,dalam kesaksiannya, sarjono menyampaikan bahwa untuk mendapatkan ijazah tersebut sudah melakukan prosedur prosedur siswa dari awal sampai mengikuti ujian,” Katanya saat memberikan keterangan ke awak media

Melalui prosedur tersebut, akhirnya Sarjono mendapatkan ijazah dan namun tidak mengetahui  sama sekali kalo ijazah tersebut menjadi permasalahan.

“Secara prosedur Sarjono mengikuti aturan sebagai siswa dan kesaksian itu diperkuat dengan kesaksian kepala sekolah, kalo benar Sarjono sebagai siswa mengikuti prosedur sekolah hingga ujian dan mendapatkan ijazah.

Hal ini katanya  juga di tegaskan oleh kepala sekolah bahwa kesalahan yang terjadi ini adalah kesalahan mutlaknya dan sarjono tidak mengetahui kesalahan tersebut,” tutupnya (Sunariyanto)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga