Reforma Agraria dan Koperasi Untuk Kedaulatan Pangan Banten

SERANG, impresinews.com ,- Halal bi halal DPW Serikat Petani Indonesia (SPI) Banten dan Koperasi Petani Indonesia (KPI) Banten mengusung tema “Memperkuat Organisasi untuk Meraih Kemenangan dan Mewujudkan Kedaulatan Pangan”.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Umum DPP-SPI Agus Ruli Ardiansyah, dihadiri oleh para pengurus SPI wilayah, cabang dan basis, serta anggota KPI Banten. Juga para tamu undangan jaringan gerakan rakyat di Banten.
Pertemuan ini membahas antara lain tentang perjuangan Reforma Agraria, kedaulatan pangan, pertanian agroekologis dan koperasi, ujarnya.
Rais Ketua Tim Reforma Agraria Serikat Petani Indonesia (TRA-SPI) Banten dalam pertemuan menyatakan bahwa SPI saat ini masuk kedalam Tim Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria dan Penguatan Kebijakan Reforma Agraria, bersama Kepala Staf Kepresidenan RI, Menteri LHK, Menteri ATR, Kepolisian, TNI dan kementerian/lembaga lainnya.
“Karena itu SPI Banten tengah berfokus pada penyelesaian konflik agraria prioritas di Cibaliung Pandeglang, Gorda Serang, Cigemblong Lebak, Picung Pandeglang dan Banjar Pandeglang. Kita akan koordinasi terus dengan pemerintah daerah untuk mendukung Reforma Agraria”, ujar Rais Di sekretariat SPI Banten, Cipocok Jaya Kota Serang, Minggu, (23/05/2021)
Pertemuan juga membahas pengembangan ekonomi petani anggota SPI melalui KPI Banten. Koperasi sebagai kelanjutan dari tata kelola produksi.
Anie Afiana Ketua KPI Banten menyampaikan, “KPI Banten tengah melakukan pendataan hasil panen anggota secara presisi, penyusunan rencana usaha yang lebih sistematis, pengolahan paska panen, dan distribusi/pemasaran antar basis”.
“Dengan demikian pertanian akan terintegrasi dari hulu ke hilir, antara budidaya dan pengolahan paska panen, dengan keluarga petani sebagai aktor kunci untuk mewujudkan Kedaulatan Pangan”, pungkas Anie.
KPI Banten telah berdiri sejak tahun 2019. Sementara ini mengembangkan unit usaha kopi gunung karang, gula aren cigemblong dan minyak kelapa.
(Taty)









