
SERANG, impresinews.com,- Kepala Dinas perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag) Provinsi Banten H. Babar Suharso Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) meresmikan Grand Launching Santri Mart di Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound, Senin (10/05/2021).
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukaan oleh Founder Gaido Foundation, Muhammad Hasan Gaido, Kepala Dinas Disperindag Provinsi Banten, H. Babar Suharso, ST.,M.Si, dan Ketua Presidium FSPP Banten, Drs. KH. Anang Azharie Alie, M. Pd. I.
Babar Suharso menyampaikan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten salah satunya adalah untuk meningkatkan kemandirian Ponpes.
“Pesantren sudah selayaknya dikelola secara profesional, tidak hanya aspek penyelenggara pendidikannya saja namun juga aspek kemandirian ekonomi pesantren yang nantinya bisa menjadi basis penggerak ekonomi daerah,” kata Babar dalam sambutannya.
FSPP Kata Babar agar bisa menjembatani Pemprov agar ini terlaksana. Ia berharap jiwa entrepreneurship bisa diterapkan oleh santri dan juga para kiyainya .
“Jika ini sudah dijalankan, saya optimis seluruh masyarakat Banten akan sejahtera, di era digital dan dampak covid 19 di haruskan kita semua mampu mengambil momentum usaha apa yang bisa berkembang di saat ekonomi sedang lesu karena dampak covid 19,” kata Nya.
Sehingga ,kata Babar bisa memacu untuk inovasi tanpa batas sehingga mampu melakukan terobosa agar mampu bangkit dan bisa membantu pihak lainnya seperti UKM dan pengusaha lainnya untuk bergerak bersama.
” Maka roda ekonomi Banten bisa tumbuh kembali, saya mengapresiasi secara pribadi dan pemerintah Banten dengan gagasan gaido foundation untuk melahirkan usaha santri mart yang bekerja sama dengan FSPP sebagai tempat bernaung nya lebih 4000 pesantren di Banten, Gaido mampu bangkit bersama ekonomi syariah di masa pandemi covid 19 ” harapnya.
Sementara itu, Kyai Anang Azaharie Alie berkeyakinan untuk mewujukan hal tersebut, ia mengaku dibutuhkan kolaborasi dengan melibatkan pihak lain di luar Pondok Pesantren yaitu bisnis sebagai pendorong entrepreneurship di lingkungan pondok pesantren.
“Alhamdulillah, Santri Mart ini adalah wujud konkrit ikhtiar seperti yang kami harapkan dan ini sejalan dengan program Pemprov Banten, yaitu mewujudukan kemandirian ekonomi pesantren, dan lebih lanjut menjadi basis penggerak ekonomi di daerahnya,”
“Semoga santri mart mampu menjadi digital HUB ekonomi syariah menerima hasil produk pondok pesantren dan UKM Banten dapat di pasarkan oleh santri mart dan mempu mengelola secara modern santri mart di beberapa pesantren di indonesia khususnya di banten melalui anggota FSPP,” Ujar Pimpinan Pondok Pesantren Al Mizan Banten ini.
Ditempat yang sama, Muhammad Hasan Gaido menyampaikan, dirinya sebagai orang Banten ingin berkontribusi terhadap pembangunan di Banten dengan konsep ABG-Cantik (Akademisi, Bisnis, Goverment dan Community).
Gaido Group ikut melibatkan diri dalam pembangunan ekonomi Banten, yaitu dimulai dari pesantren. Pihaknya akan mendorong agar setiap pesantren memiliki paling tidak satu produk unggulan yang dikelola mandiri dan memberi manfaat bukan hanya untuk keperluan internal pesantren, tapi juga bisa bernilai bisnis yang menunjang ekonomi daerahnya.
“Ketika pengelolaan semakin profesional nantinya, akan sangat mungkin Saya, yang saat ini selaku President ISABC (Indonesia Saudi Bisnis Council) akan membantu menjembatani dalam menarget pasar ekspor internasional di timur tengah.” Ujar Hasan Gaido
Dalam konteks yang lebih besar, Katanya kehadiran Santri Mart ini adalah harapan upaya mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi syariah melalui Ekosistem Halal Value Chain (HVC) yang terdiri dari berbagai unit ekonomi mulai dari ekonomi pesantren, UMKM, Korporasi dan lainnya.
“Umumnya sebagian PonPes atau UMKM untuk memasarkan produknya di tingkat daerah saja, terkendala keterbatasan pada jaringan dan legal standing-nya, lalu apalagi untuk tembus ke skala nasional dan internasional,”
“Maka untuk itu, saya membuka diri, agar PT Bisnis Banten sebagai manajemen Santri Mart menjadi agregator produk-produk UKM atau PonPes, dan juga terlibat aktif dalam mengkurasi produk-produknya sehingga terstandar.” ujar Hasan Gaido yang juga menjabat sebagai Bendahara Komite Ekspor Produk Halal MES ini. ( Charles)









