Diduga Serobot Lahan Pertanian, Petani di Bolsel Keluhkan Keberadaan PT JRBM

BOLSEL,- Petani mengeluhkan PT JRBM yang diduga semena mena melakukan explorasi pengeboran di lahan yang mereka telah garap berpuluhan tahun.
Hal tersebut dikatakan beberapa petani yang tidak ingin namanya di publish.
Warga petani penggarap lahan di kilo 12 perkebunan Bobungayon kecamatan pinolosian Timur kabupaten Bolsel sulut, sangat menyesalkan dan merasa dirugikan.
Hal tersebut katanya, akibat PT JRBM masuk tanpa permisi, tanpa pemberitahuan, langsung melakukan kegiatan dan merusak tanaman petani,” tutur para petani saat dikonfirmasi Minggu, (16/03)
Menanggapi hal itu, Hengky kaunang ketua lembaga swadaya masyarakat (LSM) Kibar Nusantara Merdeka, mengecam keras kepada pihak PTJRBM dan pemerintah daerah Bolsel,
Ia menyampaikan, seharusnya PT JRBM harus mengikuti aturan yang berlaku, yaitu dalam proses kegiatan penambangan emas, perusahan harus melakukan kordinasi dan sosialisasi, melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat terutama warga penggarap lahan.
Hal itu dengan tujuan agar tidak akan ada permasalahan dan tidak ada yang dirugikan, petani penggarap lahan harus mendapatkan kompensasi, sebelum melakukan kegiatan.
Ia juga meminta, pemerintah Bolsel berkordinasi dengan PT JRBM bersama aparat kepolisian untuk membantu dan menyelesaikan permasalahan ini.
“Sebelum melebar, dan terjadi hal hal yang tidak diinginkan, jangan sampai terkesan melakukan pembiaran atau tutup mata dengan permasalahan warga ini,” tutur hengky.
(Venny Tuuk)









