Imbas Kemarau Panjang, Warga Kasemen Manfaatkan Galian Air Bekas Kolam Pemancingan

KOTA SERANG,- Imbas kemarau panjang, warga Kebasiran Tanggul, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen-Kota Serang manfaatkan air dari galian bekas kolam pemancingan.
Ramin, Salah satu warga Kampung Kebasiran mengatakan, dirinya terpaksa menggali bekas kolam pemancingan untuk mendapatkan air guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Karena gaada air kadang-kadang ngambil dari sumur yang jauh sama sumur yang ini (galian bekas pemancingan) dimanfaatin untuk cuci piring, mandi, cuci baju,” katanya di lokasi, Jumat (06/10)
Ramin juga mengatakan, dirinya terkadamg mengambil air sumur di tengah persawahan yang jaraknya lebih dari satu kilometer dari tempat tinggalnya.
Meski kondisi air dinilai kurang layak, Ramin mengaku dirinya tetap menggunakan air bekas galian kolam pemancingan untuk dipakai sehari-hari lantaran tidak ada sumber air lagi.
“Kalau disini airnya asin, sebenernya kurang layak lah. Berhubung tidak ada air terpaksa kita memanfaatkan air bekas kolam pemancingan ini,” jelasnya.
Ramin juga mengatakan bahwa, hingga saat ini belum ada pendistribusian air bersih dari pemerintah Kota Serang untuk mengatasi kekeringan di wilayah tersebut.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Nengsih, ia mengaku berat lantaran setiap hari, dirinya harus membeli air galon isi ulang yang digunakan untuk memasak.
“Kalau galian bekas pemancingan kita gunakan buat mandi, cuci piring, walaupun gak layak kita terpaksa karena gaada pilihan lain,” kata Nengsih
Nengsih juga mengatakan, dirinya terpaksa antree lebih awal di kolam pemancingan untuk mendapatkan kualitas air yang tidak keruh.
“Itu doang sumurnya di tengah sawah. Kadang-kadang kita kalau antrinya nggak cepet gak kebagian udah keruh,” ungkapnya.(Nani)









