Resmi Dapat 28 Milyar Dana Hibah Pilkada 2024, KPU Mengaku Berberat Hati
KOTA SERANG,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang secara resmi menandatangani berita acara anggaran hibah Pilkada 2024, pada Rabu (30/8/2023).
Setelah sebelumnya, KPU Kota Serang berkeberatan dengan pemangkasan anggaran dari 67 Miliar yang turun menjadi 27,5 Milyar untuk dana Pilkada 2024.
Hal itu dikatakan oleh Ketua KPU Kota Serang, Ade Jahran saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, jumat (01/09)
Ade mengatakan, Anggaran 28 Milyar tersebut akan diproses secara bertahap. Dimana, pada 2023 dianggarkan senilai 2,5 dan di 2024 akan dianggarkan sebanyak 25,5 Milyar.
“Dana hibah kita itu kemarin di angka 28 milyar untuk 2023 dan 2024, Untuk 2023 itu dianggarkan 2,5 dan 2024 dianggarkan 25,5. Pokoknya totalnya 28 Milyar,” kata Ade.
Ade menjelaskan, Pemerintah Kota Serang bersama dengan KPU Kota Seramg akan melakukan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), untuk sampai pada proses pencairan dana pilkada 2024.
“Kita abis pemandatanganan ini, kemudian nanti NPHD. Jadi setelah itu baru bisa di proses,” katanya
Akan tetapi, jelas Ade bahwa pihaknya masih tetap menunggu kebijakan dikeluarkan oleh KPU Pusat terkait dengan tahapan pilkada 2024 .
“Kita masih menunggu arahan KPU Pusat, terkait dengan tahapan pilkada nya. Jadi kalau belum ada tahapan anggaran itu tidak bisa digunakan,” katanya
Hal itu lantaran hingga saat ini, belum ada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang Penyelesaian Pelanggaran Administrasi Pemilihan.
Ade juga merasa berberat hati dengan anggaran dana hibah untuk pilkada 2024 yang telah dikeluarkan oleh pemerintah Kota Serang.
“Anggaran 28M itu kita mau ngga mau kita harus terima itu,“ kata Ade
Hal itu lantaran pihaknya khawatir dengan keterbatasan anggaran akan berdampak terhadap tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 mendatang.
“Tapi paling berimbas tadi, ada perubahan-perubahan terhadap partisipasi masyarakat. Paling ke sosialisasi dan bimtek-bimtek mungkin berkurang,” jelasnya.
Namun demikian, Ade berharap dengan anggaran tersebut dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan selama proses pelaksanaan pilkada 2024.
“Tapi yang kita harapkan sih walaupun anggaran segini, pertama cukup terus yang kedua juga masyarakat terus datang ke TPS pada waktunya,” ujarnya mengakhiri. (Nani)









