Nasional

Terkait Bangunan SD Negeri 27 Limpo, Herry Mulyadi : Data Sarpras Dapodiknya Rusak Ringan, Minimal Rusak Sedang.

- Advertisement -

Landak_Kalbar, impresinews.com,- Postingan yang di unggah oleh akun Selvinus Peli yang sempat heboh di group Media Sosial facebook kini telah di hapus. Dalam postingan tersebut ia menyebutkan kondisi bangunan sekolah SD Negeri 27 Limpo yang berada di dusun Limpo, desa Sekendal, kecamatan air Besar, kabupaten Landak memprihatinkan dan tidak pernah di renovasi.

Dalam postingannya akun bernama Selvinus Peli ini juga mengatakan, dana yang dikeluarkan pemerintah saat ini tidak jelas. Bahkan ia mengatakan sangat memprihatikan jalan yang jelek dan tidak adanya listrik di dusun tersebut.

Kondisi SDN 27 Limpo yang tidak pernah lagi direnovasi, entah kemana dana yang selama ini dikeluarkan pemerintah. Akses jalan sangat jelek saat musim hujan, tidak ada aliran listrik ditambah lagi dengan fasilitas pendidikan yang sangat memprihatikan, sungguh lengkap penderitaan masyarakat di dusun ini dan dusun sekitarnya.” tulis akun tersebut.

Unggahan di group facebook yang sudah dihapus itupun mendapat banyak komentar warganet, ada yang merasa iba dengan kondisi itu dan tidak sedikit ada yang menyalahkan Kepala Sekolah serta Operator Dapodiknya.

Sekolahan kok kayak bangunan terbengkalai, kasian yang mengenyam pendidikan di situ dengan kondisi yang tidak layak,” komentar akun Messi.

“Prihatin…………..” tulis singkat akun Suryani.

” Untuk bangunan Sekolah semuanya melalui Dapodik, kepala sekolah dan Operator Sekolah harus aktif. Jika sekolah seperti itu Kordinasikan dengan Dinas terkait, pasti di tanggapi..!! Tapi kalau Kepsek nya tidak aktif. Ya begitulah,” kata akun Herman.

” Jangan selalu menuding dan menyalahkan pemerintah, jika pihak sekolah baik kepala sekolah maupun Operator tidak pernah kordinasi dengan dinas pendidikan dan melalui pengajuan Dapodik,” ungkap akun Elly Sukandi.

” Yang tak tau prosedur jangan asal posting, Dinas pendidikan itu memang ngurus 1 sekolah saja. Kalau sekolah tidak kordinasi dengan Dinas sampai kapanpun tak akan di rehab tu bangunan,” ujar Aris.

Menangapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak, Hery Mulyadi.SH memberikan tanggapan.

Ia mejelaskan bahwasanya untuk memperoleh bantuan fisik di sekolah, haruslah melalui tahapan-tahapan dan berkordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak melalui bidang Sapras ( Sarana dan Prasarana) sekolah.

Data di dapodik minimal terupdate dengan kondisi rusak sedang, sedangkan di data Dapodik SD Negeri 27 Limpo itu terupdate rusak ringan,” kata Hery Mulyadi. Kepada Impresinews.com. Rabu (10/11/2021).

Hery Mulyadi juga mengatakan, telah memanggil Kepala Sekolah yang bersangkutan untuk berkordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terkait kondisi Sekolah SD Negeri 27 Limpo saat ini.

Kemarin sudah di panggil Kepala Sekolahnya, dan saat itu kami arahkan agar memperbaiki data Dapodiknya, supaya nanti bisa mendapatkan perehapan,” jelas Kadis Pendidikan dan Kebudayaan.

Ia berpesan jika pihak Kepala Sekolah, Guru dan Masyarakat menemukan permasalahan terkait ruang lingkup sekolah. Agar hal tersebut segera di kordinasikan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk ditindaklanjuti.

(Tino)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga