Nasional

Rully Deo: HANI Bukan Untuk Pesta Anggaran dan Bereuforia, tapi Momentum

- Advertisement -

Impresinews.com,- Ketua Umum Masyarakat Peduli Anti Narkoba (MAPAN) Indonesia Rully Deo Hutahaen menilai perayaan HANI yang digelar setiap tahunnya hanya sebatas mengumbar anggaran dan euforia semata.

Perang melawan narkotika dan obat terlarang selalu digemakan tiap tahunnya namun narkoba di Indonesia semakin gila beredar.

“Iya hanya memakan anggaran saja dan sebatas euforia saja. Nyatanya peredaran narkoba makin menggila di Indonesia,” ungkapnya, Minggu (26/6/22).

Dia mengatakan Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024 sudah jelas.

“Namun hingga saat ini peredaran Narkoba makin menggila, artinya setiap Tahun Peringatan HANI hanya sebatas euforia saja, menyerap anggaran yang tidak kecil,” ujarnya.

“Inpres sudah dua kali dikeluarkan. Mana Indonesia Bersinar. Mana Kampung Zero Narkoba. Artinya sampai saat ini wacana itu belum terwujud,” kata Rully.

Ia berharap peringatan HANI Tahun 2022 ini harus benar-benar dijadikan momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk perangi dan mencegah Peredaran Narkoba.

Karena, menurut Rully, narkoba merupakan zat perusak generasi penerus bangsa.

“Marilah semua bersatu untuk memerangi narkoba jangan hanya Peringatan HANI hanya dijadikan sebatas euforia, harus benar-benar dijadikan momentum untuk bangkit,” seru Ketum MAPAN Indonesia.

MAPAN Indonesia menegaskan akan terus mendukung segala bentuk pencegahan peredaran narkoba, dengan gencar melakukan edukasi serta penyuluhan terhadap generasi muda yang syarat menjadi korban Narkoba.

“Salam MAPAN Sakti untuk Indonesia Sehat Tanpa Narkoba,” tutup Rully Deo Hutahaen. (Aiman)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga