Berita Daerah

Pilsang di Desa Moyag tampoan Diduga Ada kecurangan, Warga minta PSU Ulang

- Advertisement -

Kotamobagu,- Pemilihan sangadi (pilsang) atau pemilihan kepala desa(Pilkades) serentak 15 desa di kota Kotamobagu Sulawesi Utara telah usai pada 19 Oktober 2022

Namun di desa moyag tampoan di duga terjadi kecurangan. Calon kepala desa yang terdiri dari 5 calon di 3 tempat pemungutan suara (TPS) jumlah daftar pemilih tetap (DPT) berjumlah 1087.

Abraham suangi salah satu calon Sangadi di moyag tampoan dengan nomor urut 1 pada sabtu 22 Oktober saat di temui di kediamannya Mengatakan “Bahwa pilsang di moyag tampoan ini di duga banyak kecurangan yang terjadi.

Pasalnya , katanya banyak masyarakat moyag tampoan yang masuk dalam DPT tapi tidak mendapatkan kartu undangan pemilih.

Lebih parah lagi di duga ada yang tidak ada dalam DPT tapi mendapatkan kartu undangan pemilih.

Dan di duga ada juga terdapat warga dari desa lain tapi melakukan pemilihan di moyag tampoan. Selain itua, Di duga juga ada pemilih ganda

“Panitia pilsang juga hanya menggunakan data lama dan tidak melakukan pendataan kembali sebelum pemilihan sehinggah banyak warga yang ada dalam DPT Tapi tidak mendapatkan undangan kartu pemilih,” Katanya

“Dan juga di TPS 1 dan 2 tidak menyediakan daftar hadir pemilih atau tidak di catat dan itu kami anggap itu TPS liar,” Tambahnya

“Hal ini membuat warga kecewa kepada panitia pelaksana pilsang moyag tampoan,” ungkap abraham

Berdasarkan bukti bukti yang kuat yang kami temukan, Maka kami telah melaporkan kejadian ini ke dinas pmd. Pemkot. DPR. Polres Kejaksaan. Kodim. BPD moyag todulan Kota Kotamobagu,”

“Kami 3 calon yaitu, Braham suangi, Nomor urut 1. Ir Chairudin zees nomor urut 2 Rusli djaslan mamonto nomor urut 4, kami dan warga keberatan dan menolak hasil pilsang di moyag tampoan,”

“Kami berharap agar di desa kami moyag tampoan di lakukan (PSU) pemilihan suara ulang” harapnya.

(Venny Tuuk)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga