Petani di Dumoga Bersatu Keluhkan Kurangnya Pasokan BBM

Bolmong,- Kecamatan Dumoga bersatu Dumoga Raya adalah daerah pertanian yang mempunyai persawahan yang sangat luas.
Sehingga menjadikan daerah tersebut menjadi lumbung padi di Sulawesi Utara.
Dumoga Raya terdiri dari 6 kecamatan, dimana Jumlah penduduk cukup banyak kisaran 44. 000. Jiwa.
Tapi sangat di sayangkan SPBU hanya 1 unit terletak di desa kosio kecamatan Dumoga Barat.
Sementara kebutuhan solar di daerah dumoga dari dulu sangatlah minim dan sering menjadi keluhan para petani.
Sementara di daerah dumoga begitu banyak alat pertanian yang sangat membutuhkan BBM solar .
Akibat Langka nya solar, membuat petani merugi karena terkendala dalam operasional alat pertanian tidak maximal.
Sehingga produksi pertanian menurun drastis.
Alfon Aleng warga imandi Boby Tuuk warga mogoyunggung mewakili para petani mengeluhkan kekurangan BBM solar di dumoga.
Di ketahui daerah dumoga begitu banyak Alat pertanian yang sangat membutuhkan BBM solar,” Katanya Kamis (06/10)
Sementara itu, pihak SPBU kosio. Deny manorek selaku pengawas SPBU kosio mengatakan bahwa pasokan BBM solar Hanya 8.000 kilo liter per dua hari.
Deny juga membenarkan bahwa kebutuhan BBM solar di daerah dumoga tidak mencukupi.
“Kami mengalami kesulitan dalam penyaluran BBM solar ke masyarakat pengguna, Sementara begitu banyak rekom dari warga yang masuk,” Katanya
Terkadang, katanya warga ngamuk karena hanya mendapatkan BBM solar tidak sesuai.
Di tambahkan pula bahwa rekom yang di keluarkan lewat aplikasi my Pertamina berjumlah 88 rekom yang telah terdaftar. Jika di kalikan rata rata 100 ltr Kebutuhan pokok perhari 8.800 sementara pasokan hanya 8000 liter per dua hari.
“Jumlah rekom ini tidak sesuai dengan pasokan BBM solar,” Ucap Deny.
“Masyarakat Dumoga raya meminta kepada pihak pertamina agar menambah pasokan kuota BBM jenis solar di SPBU kosio, Agar petani bisa berjalan lancar dalam produksi pertanian,” Kata Boby Tuuk .
(Venny Tuuk)









