Cakades Toraut Utara Inisial M di Duga Ubah Kartu Nikah

Bolmong, impresinews.com– Penetapan Calon Sangadi (Kepala Desa/ Cakades) oleh panitia pilsang di Kabupaten Bolmong seyogyanya sudah sesuai dengan prosedur.
Namun, sangat disayangkan ada saja ulah oknum calon Sangadi menggunakan cara-cara yang melanggar aturan agar supaya bisa diloloskan oleh panitia.
Seperti halnya yang terjadi di desa Toraut Utara, Kecamatan Dumoga Barat, Bolmong, yang mana hasil dari penelusuraan wartawan media ini, Rabu, (12/01/22) ditemukan adanya dugaan pemalsuan dokumen negara.
Pemalsuan dilakukan oleh salah satu calon inisial M yang turut diikut sertakan dalam berkas pendaftaran bakal calon ke panitia pilsang.
Adapun dokumen yang diduga telah mengalami perubahan tersebut adalah nama yang tertera dalam buku nikah calon tersebut, dimana dari hasil investigasi ditemukan nama dalam fotocopy buku nikah yang dimasukkan ke panitia pilsang berbeda dengan yang ada di berkas Kantor Urusan Agama ( KUA) Dumoga.
Kepala KUA Dumoga Buyung Silvan Age, SS saat dimintai penjalasan terkait adanya dugaan perubahan dalam buku nikah tersebut membenarkan yang bersangkutan telah merubah dokumen negara maka bisa dikatakan telah melanggar hukum.
” Jika dilihat dalam buku register KUA tahun 2000 jelas tidak sama, sebab dalam register marga atau fam yang bersangkutan tidak ada. Namun kenapa diberkas ini ada ketambahan marganya. Tentu kalau melihat fotokopi buku nikah ini telah terjadi perubahan. ” Jelas Kepala KUA.
Ditambahkannya, jika ingin melakukan perubahan nama dalam buku nikah seharusnya bisa datang langsung ke KUA dengan membawa keterangan dari Sangadi atau Kepala Desa,
” Jangan dilakukan perubahan sendiri karena itu melanggar hukum, ” Terang Buyung
Terkait hal itu, oknum calon tersebut saat dikonfirmasi via telepon di waktu yang sama, membenarkan bahwa perubahan tersebut atas saran dari panitia agar nama harus sama dengan berkas pendukung lainnya.
” Cuman itu, Karena marga dalam buku nikah tidak terlalu jelas, sebab d ijazah dengan KTP ada marga, ” Jelasnya di telepon.
(Venny tuuk)









