Populer

Pengalaman Pertama UMKM Milenial Dagang di HUT Indramayu, Dagangannya Dihampiri Bupati dan Wakilnya

- Advertisement -

INDRAMAYU, Impresinews.com – Zakki Husni Mubarok (32), pengurus usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Milenial Indramayu mengaku baru pertama kali menggelar produk dagangnya di acara hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

“Ini pertama kalinya kami diberikan kesempatan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk menggelar produk diacara HUT Indramayu,” ujar Zakki.

Ia merasa sangat senang, produk – produk anggota UMKM Milenial yang dijajakan berhasil menarik perhatian Bupati dan Wakil Bupati Indramayu.

“Alhamdulillah, tadi dikunjungi juga oleh Ketua DPRD, bupati dan wakil bupati. Beliau sangat mengapresiasi dan mendukung sekali kegiatan-kegiatan wirausaha yang dilakukan oleh anak muda di Indramayu,” paparnya.

Zakki mengatakan, produk yang di jajakan di dalam ruang tengah Gedung DPRD Indramayu hari ini berjumlah ratusan. Mulai dari produk makan minum, aksesori, sepatu dari rajutan dan lain-lain, seluruhnya dari karya UMKM Milenial Indramayu.

“Ini yang kita kumpulkan belum seberapa, masih banyak sebenarnya, cuman karena tempat yang tidak memungkinkan jadi kira-kira yang cepat masuk, ya kita ikut sertakan,” ucapnya.

Bupati Indramayu Nina Agustina, saat menghampiri produk dagang UMKM Milenial, juga sempat menawarkan suport modal melalui salah satu program unggulannya, yaitu program Kredit Usaha Warung Kecil (Kruw-Cil).

Sementara, Wakil Bupati Indramayu lucky hakim, melihat ada beberapa produk UMKM Milenial yang sangat kreatif. Malahan, Lucky mengaku sampai tidak kepikiran, salah satunya sepatu dari rajutan dan lain lain. Produk-produk kreatif tersebut perlu dipasarkan dengan kreatif juga.

“Saya rasa, kalau kreatifitas orang Indramayu sangat kreatif, kendalanya adalah memasarkan produknya,” kata Lucky.

Kedepan, Lucky juga akan mensuport melalui pelatihan cara memasarkan dengan kreatif, bisa melalui online shop.

“Tentu nanti dengan dinas terkait, Dinas Koperasi UMKM, Perindustian dan Perdagangan itu harus bisa, bukan hanya pelatihan bagaimana cara membuat produk tapi juga bagaimana cara memasarkan dan beradaptasi dengan situasi pademi saat ini. Kita sulit untuk bertatap muka, maka harus beradaptasi bisa dagang online, secara efisien pastikan bahwa produk-produknya bisa dibeli di online shop,” jelasnya.

Lucky berpesan, tolong diajarkan teman-teman UMKM Milenial para ekonomi kreatif, agar anggota-anggotanya bisa memasarkan produk sampai ke level tersebut. (Candra)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga