Populer

Soal BPNT Ada Yang Baru Dapat Langsung Cair 5 Bulan, Di Lain Sisi Ada Yang Belum Dapat Sama Sekali

- Advertisement -

Indramayu, Impresinews.com – Salah satu warga di Desa Sukadadi Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat mengaku baru dapat kartu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) / Rasdog langsung cair lima bulan dalam satu gesekan. Di lain sisi, satu desa dengannya ada yang belum mendapatkan bantuan tersebut sama sekali.

Beruntung bagi S (40) warga RT 03 RW 01 Desa Sukadadi. Ia mengaku baru mendapatkan kartu BPNT tersebut Jum’at kemarin (17/9/2021) saat pembagian di Kantor Kecamatan Arahan / setempat.

“Baru ngambil di Kecamatan pada Jum’at lalu, langsung dapat lima kali, dapat (senilai) Rp 200 ribu x 5,” ujar S, Minggu (19/9/2021).

Namun sebelumnya, kartu BPNT miliknya yang atas nama K suaminya itu, sebelumnya diambil oleh RT setempat dengan dalih “bokat ora ngarti”, dan baru diberikan kepadanya kemarin (19/9/2021).

“Olih geseke pak RT Sodikin, lagi dina Jum’at (dapat geseknya pak RT Sodikin, waktu hari Jum’at),” jelas S.

Sementara, S juga memaparkan bahwa di RT 03 RW 01 Sukadadi sendiri, dari total 25 Keluarga penerima manfaat (KPM) ada 9 KPM yang tidak keluar saldo saat digesek, informasi itu ia dapatkan dari pihak RT setempat yang menggesekan kartu miliknya.

“ana wong 25 sing beli metu 9 pas digesek, beli ora metu digesek ora dongol, sing gesek rt,” paparnya.

Terkait dengan hak BPNT / Rasdog yang akan ia dapatkan nanti, S berharap nilai barang yang ia dapatkan sesuai dengan nilai saldo yang cair 5 kali tersebut, sembari mengutarakan pertanyaan.

“Harapane ya pengen takon nilai 200 ewu kuh pas beli barang – barang e (harapannya pengen tanya nilai Rp 200 ribu itu pas engga barang – barangnya),” tanya S.

Sementara, saat ditanya apakah S mengetahui adanya himbauan dari pemerintah setempat bahwa kartu BPNT miliknya tidak boleh dikumpulkan, S menjawab tidak tahu dan belum diberi tahu.

“Ora weruh durung dipai weruh (tidak tahu belum diberi tahu), ” jawab S.

Di lain sisi, Sukeni (54) tetangga satu RT dengan S, malah belum mendapat atau terdaftar di bantuan baik Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), BPNT / Rasdog, maupun PKH.

“Bating durung olih bantuan sama sekali, BPNT, PKH, BLT DD durung pernah olih. Cuman bengen pernah olih bantuan BPUM sepisan (belum dapat bantuan sama sekali, BPNT, PKH, BLT DD belum pernah dapat. Cuman dulu pernah dapat bantuan BPUM sekali),” curhat Sukeni di hari yang sama.

Padahal dari pantauan media Impresinews.com sendiri, kodisi rumah Sukeni yang masih menggunakan material semi permanen serta atap menggunakan asbes, seharusnya lebih bisa diperhatikan oleh pemerintah.

Sukeni berharap, bisa beruntung mendapatkan bantuan Rasdog / BPNT maupun BLT DD seperti tetangga dan KPM lainnya.

“Harapane pengen olih kaya batur pengen olih rasdog, nda wong tua kita kih masuke wis tua,” harapnya.

Diceritakan Sukeni, bulan kemarin ia pernah mendatangi balai desa setempat guna mengusulkan dirinya yang ingin dapat Rasdog. Namun belum membuahkan hasil sampai sekarang. Malahan, pernah KTP dan KK miliknya dikumpulkan oleh pihak RT setempat dengan alasan untuk diajukan agar dapat Rasdog / BPNT.

“Pernah ning Balai desa lagi kaen lagi bagi – bagi beras kah, wulan wingi. dipai beras 5 Kg. tapi masih ora terdaftar ning BPNT atau pun BLT DD,” pungkasnya.

Sementara itu, masih di hari yang sama, Sodikin Ketua RT 03 RW 01 Desa Sukadadi saat dikonfirmasi terkait informasi tersebut, ia membenarkan bahwa ia yang menggesekan karti milik warga tersebut, “iya benar,” jawabnya.

Sodikin mengatakan, penggesekan kartu KPM BPNT milik warganya tersebut dilakukan di Agen E-Warung milik Dakiman masih warga Desa Sukadadi RT 07.

Sementara, Ketua RT 03 itu juga membenarkan bahwa ada kartu BPNT milik warganya yang cair sampai dengan 5 bulan / 5 kali dalan satu gesekan. Sodikin juga meluruskan, bahwa dari total 50 KPM BPNT di RT 03 ada sebanyak 16 KPM yang tidak keluar saldo saat dilakukan penggesekan.

“Yang gak keluar 16 orang yang keluar 34, jadi jumlahnya 50,” jelasnya.

Terkait himbauan untuk memegang kartu KKS atau BPNT sendiri, Sodikin mengaku sudah disampaikan. “Sudah sih ya suruh pegang sendiri,” katanya.

Sodikin juga membenarkan bahwa ia pernah melakukan pengumpulan KTP dan KK warganya atas nama Ibu Sukeni untuk diusulkan BPNT, hanya saja belum keluar hasilnya. “Betul tapi belum keluar, ya namanya rejeki,” ucapnya. (Candra)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga