Berita Daerah

Bikin Ngiler…Beraneka Buah Musiman Tersedia di Kota Ngabang

- Advertisement -

Landak _Kalbar, impresinews.com,- Mengkonsumsi Buah, bermanfaat banyak bagi hidup manusia diantaranya menurunkan berat badan, menurunkan resiko penyakit, mencegah penuaan dan lain sebagainya. Nah untuk itu kita tidak asing lagi dengan istilah kata buah musiman.

Buah musiman (kampung) adalah buah-buahan yang dipanen hanya setahun sekali, karena pembungaannya yang sangat bergantung pada kondisi iklim kering, atau lebih spesifik dengan bulan yang kering dengan kata lain panas terus menerus.

Kali ini, musim yang tadinya diartikan dengan bulan kering itu nampaknya lagi terjadi di Kabupaten Landak nih sobat, lihat saja tepatnya di Ibukota kabupaten Landak alias kota Ngabang.

Saat ini hampir disudut kota tersebut terlihat banyak lapak penjual dadakan, yang mana buah yang dijual adalah buah musiman. Boleh di cek ya sobat terutama di sepanjang jalan depan lapangan Bardan, buruan karena tidak setiap bulan lho buah-buah langka tersebut di jual.

Yang lebih unik dan menariknya lagi mereka menjual bermacam jenis buah-buahan musiman, atau yang sering kita sebut juga buah kampung dan notabene terbilang langka serta di sukai masyarakat terutama Kabupaten Landak. Buahan itu diantaranya ada Gandaria, Kemanyo/Angkaham, Langsat kampung, Mentawak, Durian, Manggis, rambutan dan masih banyak lagi buah-buahan yang lainnya.

Saat tim media ini mencoba menelusuri lokasi dimana lapak penjual buah musiman tersebut, tim menemukan memang begitu banyak buah-buahan yang berasal dari pedalaman kabupaten landak yang di jual di lapak tersebut yang menggugah selera, terutama buah Durian dan buah Mentawak.

Jimin salah satu pembeli buah musiman tersebut mengakui, bahwa dirinya memang sudah sangat menantikan akan adanya buah buahan yang berasal dari kampung ini di jual di Ngabang, sebab menurutnya buah buahan tersebut memiliki citra rasa yang unik dan enak dibandingkan buah yang setiap hari tersedia di pasaran.

” Kalau saya sukanya makan Mentawak dengan Langsat saja, kalau yang lainya agak kurang, kalau untuk lalap makan saya biasa beli buah kemayo/Angkaham. Untuk buah durian biasanya habis makanya leher saya terasa panas,” ucapanya sembari tersenyum. Kamis (22/7/2021).

Kemudian sebut saja pak Sasa ia adalah salah satu penjual di depan lapangan Bardan kota Ngabang, ia mengatakan menjual buah kampung itu dengan harga yang bervariasi, seperti buah durian 25-50 ribu/buah, Langsat 30 ribu/kg, mentawak 20 -35 /buah dan seterusnya.

” Iya harga kita segitu pak, karena ini buah langka dan jarang di jual di pasar,” kata pak Sasa.

Dari hasil penjualan buah tersebut perharinya omset yang ia dapatkan bersama istrinya mencapai ratusan ribu rupiah. Selain berjualan buah musiman di depan lapangan bardan itu, ternyata pak Sasa juga kesehariannya berjualan di pasar sayur untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

” Jualan buah ini biasa dari siang sampai malam, soalnya semakin malam malah semakin ramai yang belinya, basa sih sampai jam 11 malam karena ada aturan PPKM dari pemerintah. Jadi kita balik di rumah dulu ke Pahuman habis itu sekitar jam 01.00 kita udah berangkat lagi di Ngabang untuk jualan di pasar sayur,” tutur pak Sasa.

(Tino)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga