Jika Capaian RPJMD Kurang 30 Persen, Wali Kota Serang Pertanyaan Kinerja Sekda

KOTA SERANG,- Walikota Serang H Syafrudin mengakui jika capaian pembangunan yang mengacu pada RPJMD Tahun 2023 masih belum bisa dikatakan sempurna.
Syafrudin mengatakan bahwa penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) akan segera diselesaikan agar janji-janji politik yang diberikan kepada masyarakat dapat terlunasi pada masa jabatannya.
“Adapun kalau memang masih ada kekurangan-kekurangan, itu namanya manusia biasa”kata Walikota Serang H.Syafrudin saat ditemui di acara peresmian hasil pembangunan kota serang tahun anggaran 2022, di Gedung Pengujian Kendaraan Bermotor, Terminal Cipocok,Kota Serang, Kamis (02/01)
Syafrudin mengatakan bahwa kekurangan-kekurangan pada susunan realisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) itu hanya berkisar 1 hingga 5 persen,” katanya
“Tapi, kalau kurangnya 20 sampai 30 persen itu berarti Pak Sekda yang salah” ujarnya
Karena memang, Sekda mempunyai peranan sebagai Ketua Tim Anggaran Daerah (TAPD) sehingga perlu mengakomodir semua OPD terkait.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Kota Serang Nanang saefudin mengatakan hingga saat ini capaian RPJMD sudah mencapai lebih dari 90%.
“Namun demikian kan ada yang sudah 100%, contoh pembangunan jalan. Yang memang ada juga kondisi jalan yang belum memungkinkan bagus” kata Nanang
Singgungan Walikota terhadap Sekda Kota Serang terkait tanggung jawab nya apabila kekurangan realisasi RPJMD mencapai 20-30%, Sekda membenarkannya.
“Tadi kalimat pak wali bertanggung jawab dengan sekda memang betul. Karena panglima ya OPD itu ya sekda” terangnya
Nanang mengatakan bahwa hal tersebut hanya contoh jika memang realisasi RPJMD kurang dari 30%.
“Kita tidak ada yang kurang dari 30%” terangnya
Dan justru, Sekda Kota Serang terus mengingatkan agar rencana pembangunan OPD harus sesuai dengan RPJMD. (NANI)









