Populer

PT Aka sinergi group  Diduga melakukan penyerobotan lahan milik Yantje Tanesia

- Advertisement -

Bolmong Impresinews.com, – PT Aka Sinergi Group (PT ASG) di duga. telah melakukan penyerobotan lahan dan pengerusakan properti pribadi di Desa Mobuya Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolmong.

Ditegaskan oleh LSM Insan Totabuan. Sehan Ambaru SH dan Irawan Damopolii , paralegal selaku Kuasa Hukum  dari pemilik lahan Jantje Tanisia.

“Lahan sekira 1,5 hektar di Desa Mobuya itu bersertifikat atas nama klien kami, namun tanpa ijin karyawan dari PT ASG di duga. menyerobot dan menduduki lahan, tersebut” tegas Irawan Damopolii,” Katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (19/02)

Menurut Irawan danopolii tindakan tersebut merupakan perbuatan melawan hukum selain di duga melakukan penyerobotan lahan, juga di duga merusak properti pribadi orang lain.

“Mereka Di duga masuk dan menduduki areal tanah milik klien kami dan juga di duga melakukan tindakan perusakan pagar. Itu di duga dilakukan oleh karyawan PT ASG dan kami duga atas suruhan dari Ali Alatas selaku Direktur PT ASG,” tegas Irawan Damopolii.

Di tambahkanya. Jika ada pihak pihak lain. Yang membawa atas nama negara atau wewenang hukum. Untuk menguasai hak kepemilikan orang lain. Maka itu di sebut konspirasi.

Sehan Ambaru menambahkan pula bahwa lahan milik klien mereka atas nama Jantje Tanesia sudah bersertifikat Hak Milik No 13 thn 2008 reg 259,  di Desa Mobuya.

“Kami diberi kuasa oleh pemilik lahan sebagai kuasa paralegal akan melakukan upaya dan langkah hukum lanjut, juga untuk melaporkan Pihak PT Aka Sinergi Gruop atas penyerobotan dan perusakan properti milik pribadi” tandas Ambaru.

Menurut Sehan, alasan PT ASG datang di Bolmong untuk berinvestasi tapi justru tidak bertanggung jawab dengan mencoba melakukan perbuatan melawan hukum dengan menguasai lahan milik orang lain.

PT Aka Sinergi Group  harus bertanggung jawab atas dugaan pengrusakan dengan cara di duga merusak membongkar paksa pagar dan penyerobotan lahan milik pribadi klien kami,’ tegas Ambaru.

PT ASG. Upaya konfirmasi awak media ini. masih belum bisa untuk mendapatkan klarifikasi hingga berita ini di tayangkan.

(Venny tuuk)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga